Din Syamsuddin: LGBT Menyimpang Dari Fitrah

Ketua MUI, Prof.Dr. H.M. Din Syamsuddin, MA. Photo By :Hadis/MINA
Ketua Wantim Din Syamsuddin (Foto : MINA)
Ketua Wantim Din Syamsuddin. (Foto : MINA)

Jakarta, 16 Jumadil Awwal 1437/24 Februari 2016 (MINA) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Din Syamsuddin mengatakan keresahannya terhadap kampanye lesbian, gay, biseksual dan trangender (LGBT).

MUI dan seluruh majelis agama-agama di Indonesia memiliki satu sikap dan telah mengeluarkan fatwa haram terhadap komunitas LGBT.

“Dari sudut pandang agama manapun, LGBT ini menyimpang dari fitrah kemanusiaan. Terhadap pengidapnya harus dikasihani dan dibimbing agar normal kembali,” kata Din dalam Rapat Pleno ke-5 Wantim MUI dengan tema “Revitalisasi Pendidikan dalam Problematika dan Solusi” di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (24/2) Siang.

Baca Juga:  Kontroversi Si “Hitam Manis” Dukung LGBT

Din tidak sependapat dengan pihak yang menganggap pelarangan LGBT sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Dia pun menilai justru para LGBT yang melanggar HAM. “LGBT itu menghalangi reproduksi dan proses pengembangbiakan manusia. Itu melanggar HAM,” ujar Din.

Din mengimbau masyarakat untuk tidak membenci seorang LGBT, karena keberadaan LGBT di tengah masyarakat adalah sebuah fakta.

“Diam-diam saja, tak usah berkelompok. Jika sudah demonstratif akan mengganggu tatanan sosial. Negara harus ikut hadir, apakah membentuk UU atau regulasi yang mengatur soal LGBT,” tambah Din.

Din juga menyampaikan pentingnya memberikan pendidikan seks sejak dini di dalam keluarga. Melalui penjelasan dan pendidikan yang komprehensif, masyarakat akan memahami perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan LGBT. (L/P002/R05)

Baca Juga:  Kontroversi Si “Hitam Manis” Dukung LGBT

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: kurnia

Editor: Rana Setiawan