Dinayet: Turki Miliki 90 Ribu Masjid dan 34 Ribu Tempat Pendidikan Al-Quran

(Foto: Setkab)

Ankara, 12 Syawwal 1438/7 Juli 2017 (MINA) – Kepala Urusan Agama Kepresidenan Turki (Diyanet) Mehmet Gormez mengatakan, terdapat 90 ribu masjid dan 34 ribu tempat pendidikan Al-Quran di negara itu.

Penjelasan Gormez disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat mengunjungi Masjid Kocatepe yang terletak di Ankara, Turki pada pukul 09.30 Waktu Setempat atau pukul 13.30 WIB, Kamis 6 Juli 2017.

Presiden Jokowi diterima langsung oleh Mehmet Gormez dan Imam Besar Masjid Mehmed Atici. Setibanya di masjid, Presiden langsung melaksanakan shalat tahiyyatul masjid.

Sebagaimana informasi yang diterima MINA, provinsi dengan jumlah masjid tertinggi (3.113) adalah Istanbul dan jumlah terendah (117) adalah Provinsi Tunceli. Hal ini mencerminkan peningkatan masjid sebesar 14.631 dalam periode 14 tahun sejak 2003.

Yayasan di bawah Dinayet bekerja untuk memenuhi kebutuhan masjid di Turki. Setelah mempresentasikan penyelesaian Masjid Kocatepe Ankara  pada tahun 1967 ke publik, Yayasan Dinayet kemudian membangun 3.421 masjid dan gedung pendidikan di dalam negeri dan lebih dari 100 masjid di 25 negara lainnya.

“Hubungan kami dengan Menteri Agama Indonesia, terutama saat kami bertemu ketika menjalankan ibadah haji. Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Indonesia,” ucap Gormez.

Gormez menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang menentang hal-hal anarkis. “Kami selalu berusaha memberikan informasi yang benar tentang agama Islam,” katanya.

Di akhir sambutannya, Gormez menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Presiden Jokowi ke Masjid Kocatepe. “Kami juga sangat senang Bapak telah berkunjung ke Turki. Kami berharap hubungan dengan alim ulama di Indonesia bisa lebih dekat lagi,” ujar Gormez.

Saat kunjungan Presiden Joko Widodo, di dalam Masjid Kocatepe itu telah berkumpul 17 ulama terkemuka Turki. Salah satu dari ulama tersebut melantunkan ayat suci Al Quran dan sholawat Nabi.

Presiden Jokowi mendapatkan penjelasan tentang sejarah Masjid Kocatepe dari Imam Besar Masjid Mehmed Atici.

Dalam rilis Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin disebutkan dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memberikan hadiah Al Quran, kopiah, dan sarung kepada Kepala Urusan Agama Kepresidenan Turki (Diyanet) dan Imam Besar Masjid.

Masjid Kocatepe adalah masjid terbesar di Ankara, ibu kota Turki. Masjid ini merupakan landmark kota Ankara, karena terletak di tempat yang sangat strategis di alun-alun Kizilay.

Masjid ini terbilang besar dan historis karena bisa menampung sekitar 24.000 jamaah. Inisiatif untuk mendirikan masjid ini bermula pada tahun 40-an, tapi baru bisa direalisasikan pada tahun 1967 dan 1987.

Masjid ini dikenal sebagai masjid negara/pemerintah, karena dikelola di bawah pemerintah, khususnya urusan keagamaan. Desain arsiteknya mirip dengan beberapa masjid lainnya, yang menjadi ciri khas masjid di Turki, seperti Masjid Selimeye dan Masjid Sultan Ahmed. Secara arsitektural, masjid ini menjadi trade mark Masjid-masjid Dinasti Ottoman. (L/R01/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

=====
Dapatkan berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Jangan lupa juga ikuti berita terkini dari MINANEWS di Google News, klik di sini.