Diplomasi Kopi, 1,5 Ton Kopi Boyolali, Toraja, Flores-Bajawa Diekspor ke Jerman

Jakarta, MINA – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, melepas pengiriman kopi Boyolali, kopi Toraja, dan kopi Flores-Bajawa seberat 1.5 ton ke Jerman secara simbolis, Kamis (4/3).​​

Dalam rangka program “Diplomasi Kopi”, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berkolaborasi dengan KJRI Hamburg, Jerman, telah membuka jalan bagi usaha kecil menengah (UKM) kopi tersebut untuk menyasar pasar Eropa melalui Jerman.

Khusus untuk kopi asal Jawa Tengah, Kopi Boyolali, pengiriman ini merupakan ekspor perdana ke pasar Jerman.

“Di tengah pandemi Covid-19 yang telah membawa efek buruk terhadap ekonomi, Kementerian Luar Negeri terus mendukung seluruh mitra kopi Indonesia untuk mengakses pasar-pasar baru”, kata Mahendra dalam sambutannya.

Ekspor perdana tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara Kementerian/Lembaga dengan UKM, koperasi, dan eksportir. Diharapkan kegiatan ini dapat membuka jalan yang lebih luas untuk memasarkan kopi Indonesia ke pasar Jerman, Eropa, dan belahan dunia lainnya.

Melalui program Diplomasi Kopi yang telah dicetuskan sejak tahun 2020, Kemlu dan Perwakilan RI akan terus membangun kolaborasi bersama penggiat kopi untuk Go Global dan menembus pasar kopi dunia.

Diplomasi Kopi merupakan salah satu upaya Kemlu untuk memperkuat industri kopi nasional.

Rangkaian kegiatan Diplomasi Kopi Kemlu diharapkan dapat memberikan kontribusi konkrit dan berkelanjutan dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan petani kopi Indonesia. (R/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)