Direktur Telkom: Saluran Bantuan Lewat Masjid Perlu Dicontoh

Direktur Digital and Strategic Portofolio PT.Telkom Indonesia David Bangun menyerahkan paket sembako ke warga Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara pada hari Selasa, 13 Juni 2017. (Foto: Rudi Hendrik/MINA)

Jakarta, 18 Ramadhan 1438/13 Juni 2017 (MINA) – Pejabat PT. Telkom Indonesia mengatakan bahwa penyaluran bantuan ke masyarakan melalui jalur masjid perlu dicontoh.

“Ya, saya pikir begitu (perlu dicontoh), karena masjid paling dekat dengan masyarakat, jadi tahu persis penyalurannya,” kata Direktur Digital and Strategic Portofolio PT. Telkom Indonesia David Bangun menjawab pertanyaan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) terkait pemilihan masjid sebagai pihak distribusi 2.000 paket sembako dari salah satu perusahaan negara terbesar dan terbaik di Indonesia itu.

Masjid Nurul Jannah Kapuk Muara adalah salah satu masjid yang dipilih oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyalurkan paket sembako dari program “BUMN Berbagi Bingkisan Ramadhan” yang dilakukan di 100 titik wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari Selasa (13/6).

“Hari ini fokus di area Jabodetabek, semuanya di masjid-masjid. Kami harapkan dari masjid di sini bekerja sama dengan DKM masjid yang lain untuk penyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Widodo, salah satu pimpinan Telkom Witel Jakarta Utara mengatakan bahwa hasil akhir dari pembagian sembako itu adalah kepedulian BUMN dan Telkom kepada warga-warga di bulan suci Ramadhan, sehingga warga yang kurang mampu bisa turut merayakan hari raya Idul Fitri.

Program “BUMN Berbagi Bingkisan Ramadhan” tahun ini dilakukan di 200 ribu titik seluruh Indonesia yang melibatkan 14 perusahaan milik negara.

Khusus hari ini, pembagian bingkisan Ramadhan semuanya melalui jalur masjid.

Selama pembagian yang berjalan lancar, proses diawasi oleh jajaran pejabat PT. Telkom Indonesia.(L/RI-1/RS3)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)