Gaza, MINA – Seorang petani yang sedang bekerja di lahan pertaniannya di Jalur Gaza utara, mengalami sesak nafas akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan pasukan pendudukan Israel, Senin (20/2).
Pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang perbatasan utara Jalur Gaza menembakkan gas air mata ke arah petani yang bekerja di tanah mereka di utara Beit Lahiya, menyebabkan salah satu dari mereka menderita karena menghirup gas beracun tersebut, Wafa melaporkannya.
Petani tersebut dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernapas.
Pasukan Israel menyerang petani di sepanjang perbatasan Gaza yang memblokade daerah tersebut dengan gas air mata atau bahkan dengan peluru tajam hampir menjadi kejadian sehari-hari yang memaksa petani meninggalkan tanah mereka saat penembakan terjadi. (T/Iwn/R1)
Baca Juga: Jurnalis Radio Suara Al-Aqsa di Gaza Syahid Bersama Keluarganya
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Genosida Gaza: Per 2 April 2025 Sebanyak 50.423 Syahid, 114.638 Luka