DK PBB Diminta Terapkan Resolusi 1701 untuk Lebanon

New York, MINA – Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Joanna Wronecka, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix, dan Komandan Pasukan UNIFIL Stefano Del Col telah memberi pengarahan kepada Dewan Keamanan PBB tentang penerapan Resolusi 1701, berdasarkan laporan terbaru dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Tujuan Resolusi 1701 untuk meningkatkan “keamanan, otoritas negara dan kedaulatan” Lebanon. Koordinator Khusus mengharapkan “komitmen nyata untuk implementasi resolusi itu secara keseluruhan.”

Berfokus pada perkembangan terakhir di Lebanon, Wronecka menyoroti berbagai kesulitan sosial-ekonomi, keuangan dan politik negara itu serta dampaknya terhadap rakyat, Nahar Net melaporkan.

Mengulangi seruan PBB untuk pembentukan “pemerintah yang sepenuhnya diberdayakan yang dapat menempatkan negara di jalan menuju pemulihan,” Koordinator Khusus mengatakan, “PBB melakukan apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi situasi, tetapi pada akhirnya tanggung jawab untuk menyelamatkan Lebanon ada di tangan para pemimpin Lebanon.”

Diskusi di Dewan Keamanan juga menyoroti pentingnya menyelenggarakan pemilihan umum yang bebas dan adil pada 2022 dalam kerangka waktu konstitusional, sebagai penanda utama akuntabilitas demokrasi dan kesempatan bagi rakyat untuk mengartikulasikan keluhan dan aspirasi mereka.

Dengan peringatan tahunan pertama dari ledakan tragis Pelabuhan Beirut 4 Agustus kurang dari dua pekan lagi, Wronecka mengulangi seruan Sekjen PBB untuk “penyelidikan yang tidak memihak, menyeluruh dan transparan.”

“Keluarga para korban dan ribuan yang hidupnya telah berubah selamanya oleh ledakan mengerikan itu masih menunggu. Mereka pantas mendapatkan keadilan dan martabat,” katanya. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)