DK PBB Setuju Perpanjang Bantuan Lintas Batas Suriah selama 6 Bulan

New York, MINA – Dewan Keamanan PBB pada Selasa (12/7) setuju memperpanjang mandatnya untuk pengiriman bantuan lintas batas yang sangat dibutuhkan ke Suriah selama enam bulan.

Pemungutan suara 12-0 datang setelah Rusia memveto resolusi PBB pada hari Jumat (8/7) untuk memperpanjang pengiriman lintas batas dari Turkiye selama satu tahun. Mandat Dewan berakhir hari Ahad, Anadolu melaporkan.

Resolusi yang dibatalkan oleh Moskow pekan lalu termasuk perpanjangan satu tahun pengiriman bantuan dari perbatasan Cilvegozu Turkiye ke Bab al-Hawa di barat laut Suriah. Rusia telah mencari perpanjangan enam bulan dengan opsi enam bulan lagi, sebuah rencana yang ditentang oleh anggota Dewan lainnya dan kelompok bantuan yang memperingatkan itu tidak cukup.

AS, Inggris, dan Prancis abstain dari pemungutan suara hari Selasa, karena jangka waktu dipersingkat berdasarkan resolusi yang disetujui. Pihak berwenang setuju diperpanjang untuk enam bulan tambahan, tetapi hal itu akan membutuhkan pemungutan suara Dewan lainnya pada bulan Januari. Tidak jelas apakah Rusia akan mendukung perpanjangan lain.

Linda Thomas-Greenfield, Utusan AS untuk PBB, menuduh Rusia menyandera “seluruh Dewan Keamanan,” dengan mengatakan nyawa warga Suriah yang tidak bersalah dibiarkan tergantung pada keseimbangan.

“Sekretaris Jenderal meminta lebih. Badan-badan PBB meminta lebih banyak. LSM meminta lebih banyak. Warga Suriah meminta lebih banyak,” katanya kepada Dewan. “Tapi satu negara, satu anggota telah memilih tidak mengutamakan kebutuhan kemanusiaan. Alih-alih meningkatkan, kami dengan sedih didorong untuk mengurangi. Ini adalah permainan yang tidak berperasaan. Itu hanya akan menyakiti rakyat Suriah.”

Berbicara kepada wartawan setelah pemungutan suara, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan dia “sangat” berharap perpanjangan enam bulan lagi, menggambarkan pengiriman bantuan lintas batas sebagai “masalah hidup dan mati bagi banyak” warga Suriah.

Lebih dari 2,4 juta warga Suriah mendapat manfaat dari bantuan kemanusiaan yang dikirim melalui Bab al-Hawa setiap bulan, menurut data PBB.

Tahun lalu, lebih dari 9.500 truk yang membawa bantuan makanan, obat-obatan dan barang-barang memasuki Suriah melalui penyeberangan.

PBB telah membantu jutaan warga Suriah melalui berbagai penyeberangan perbatasan sejak 2014. Namun mulai tahun 2020, Dewan mengurangi titik masuk menjadi hanya satu, meninggalkan Bab al-Hawa sebagai satu-satunya pilihan.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ (T/R7/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)