DKI Juara Umum STQH XXV Tingkat Nasional

Menag Lukman menyerahkan piala tetap Presiden kepada Provinsi DKI Jakarta yang menjadi juara umum STQ Nasional XXV tahun 2019.(Foto: Kemenag)

Pontianak, MINA – Provinsi DKI Jakarta berhasil menjadi Juara Umum Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXV Tingkat Nasional yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat.

Kafilah asal DKI Jakarta berhasil menjadi yang terbaik setelah dalam 10 cabang lomba menjadi yang terbanyak meraih Juara 1 perlombaan selama 10 hari, terhitung dari 27 Juni hingga 7 Juli 2019.

DKI Jakarta berhasil mendominasi cabang lomba Tahfizd STQH terdiri dari, 1 juz (putra); 5 juz (putra); 5 juz (putri); 10 juz (putri), dan 20 juz (putri). Prestasi terbaik juga berhasil diraih dari cabang lomba Tafsir 30 juz (putri).

Keberhasilan kafilah asal Ibu Kota juga diwarnai dengan catatan rekor tertinggi yang diraih oleh kafilah putri, Nafisatul Millah di kategori Tahfidz dengan nilai hampir sempurna yakni, 99,50, sekaligus memecahkan rekor tertinggi perolehan nilai dalam sejarah pelaksanaan MTQ dan STQH.

Tidak hanya itu, prestasi membanggakan tersebut juga ditambah dengan keberhasilan Provinsi DKI Jakarta meraih predikat Stand Pameran Terbaik.

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, yang juga Ketua Kafilah, Hendra Hidayat merasa bersyukur dan bangga atas raihan prestasi yang diraih kafilah asal DKI Jakarta.

Alhamdulillah, prestasi ini kembali mampu mengharumkan Jakarta di tingkat nasional. Motivasi dan arahan dari Pak Gubernur saat acara pelepasan kafilah pada 27 Juni lalu telah mampu ditunaikan dengan baik,” ujarnya, Sabtu (6/7), sebagaimana dikutip Berita Jakarta.

Hendra menjelaskan, ada perjalanan panjang, ketekunan dan perjuangan dari prestasi yang berhasil dirah oleh para kafilah asal DKI Jakarta yang berlaga di STQH NASIONAL XXV.

“Ini tidak tentu tidak dicapai secara instan. Mereka harus belajar terus menerus agar bisa menjadi yang terbaik. Salut dan hormat saya serta terima kasih untuk para kafilah,” ungkapnya.

Hendra juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembina dan pendamping seluruh kafilah asal DKI Jakarta. Sebab, berkat “tangan dingin” dan bimbingan yang diberikan itulah kafilah asal DKI Jakarta bisa meraih prestasi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pelatih, pendamping, dan semua pihak yang turut mendukung capaian prestasi ini,” terangnya.

Ia berharap, pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat, pada tahun 2020 mendatang, kafilah asal Provinsi DKI Jakarta juga bisa meraih prestasi terbaik.

“Saat MTQ XXVII tahun 2018 yang lalu kita sudah berhasil meraih Juara Umum, prestasi itu harus kita bisa pertahankan dengan peningkatan kemampuan,” tambahnya. (R/R01/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)