DMI Kutuk Penodaan Agama di Masjid Al Munawaroh Bogor

Jakarta, MINA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengutuk peristiwa penodaan agama di Masjid Al Munawaroh kawasan Sentul City Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, dan meminta seluruh umat Islam serta Organisasi masyarakat (Ormas) agar menahan diri terkait peristiwa tersebut.

“DMI mengutuk peristiwa yang terjadi di Masjid Al Munawaroh. Hal ini sangat mencederai umat Islam,” kata Ketua Umum DMI Syafruddin saat memberikan keterangan pers di Kantor DMI, Jakarta, Senin (1/7).

Menurutnya, hal ini merupakan cobaan berat bagi umat Islam yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran. Seperti yang dilakukan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) selalu sabar saat menghadapi berbagai cobaan dan tantangan dalam melakukan syiar Islam.

“Ini merupakan cobaan bagi umat, semuanya harus bersabar, menahan diri dalam menghadapi cobaan seperti tauladan kita Nabi Muhammad SAW yang selalu sabar saat menghadapi ujian,” tegasnya.

Untuk itu ia meminta aparat penegak hukum menindak secara tegas kasus ini. “Saya sudah menghubungi Kapolres Bogor dan menjelaskan bahwa pelaku serta suaminya saat ini sudah ditahan. Namun pemeriksaan belum bisa dilanjutkan karena pelaku dalam kondisi labil sehingga dirujuk ke RS Polri Kramat Jati,” ungkap Syafruddin.

Ia juga meminta penegak hukum untuk memberikan akses kepada media terkait perkembangan kasus ini karena telah mengganggu kehidupan keumatan.

“Saat saya menjabat Wakapolri ketika ada kasus penyerangan ke ulama dan masjid oleh orang gila saya datangi langsung korban agar saya dapat gambaran jelas terhadap kasus tersebut dan masyarakat jelas tentang perkembangannya,” tutur Syafruddin. Ia yakin pemerintah dan aparat penegak hukum akan menangani masalah ini secara profesional. (L/R03/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)