PERNAHKAH kita merasakan hidup terasa sempit, seakan semua pintu tertutup rapat? Rezeki seret, kesehatan menurun, dan hati terasa gersang dari ketenangan.
Di saat seperti itu, ada satu doa yang diajarkan oleh para ulama salaf, sebuah permohonan agung agar Allah membukakan pintu-pintu keberkahan dari segala penjuru. Doa ini adalah pengakuan bahwa hanya Allah-lah Pemilik segala pintu, dan hanya kepada-Nya kita meminta agar dibukakan.
Doa yang akrab di telinga kita ini sering dibaca setelah shalat berjamaah atau dalam majelis-majelis zikir:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ
“Allahummaftah lana abwabal khair, wa abwabal barakah, wa abwaban ni‘mah, wa abwabar rizqi, wa abwabal quwwah, wa abwabas shihhah, wa abwabas salamah, wa abwabal ‘afiyah, wa abwabal jannah.”
Baca Juga: Sesama Muslim Bersaudara: Merawat Ukhuwah, Membela yang Tertindas
Artinya: “Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga.”
Doa ini memohon dibukakan sembilan pintu, masing-masing adalah kunci kebahagiaan hakiki:
- Abwabal Khair (Pintu Kebaikan)
Inilah pintu yang paling dasar. Kebaikan dalam segala bentuknya: akhlak yang mulia, amal saleh, pertolongan kepada sesama, dan setiap hal yang mendekatkan diri kepada Allah. Jika pintu kebaikan terbuka, maka pintu-pintu lainnya akan mengikuti.
- Abwabal Barakah (Pintu Keberkahan)
Keberkahan adalah ketika sesuatu yang sedikit terasa banyak, dan yang banyak memberi manfaat yang melimpah. Pintu keberkahan adalah pintu yang membuat waktu kita produktif, harta kita cukup, dan hidup kita terasa ringan.
Baca Juga: Bersyukur Tak Bertapi, Bersabar Tak Bertepi
- Abwaban Ni‘mah (Pintu Kenikmatan)
Allah memohon dibukakan pintu kenikmatan, segala hal yang menyenangkan dan menyejukkan hati. Bukan sekadar kesenangan duniawi, tetapi kenikmatan yang membuat kita semakin bersyukur kepada-Nya.
- Abwabar Rizqi (Pintu Rezeki)
Ini adalah pintu yang paling banyak dicari. Namun, doa ini mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya materi, tetapi juga rezeki kesehatan, rezeki ilmu, rezeki ketenangan, dan rezeki anak saleh. Semuanya berada di tangan Allah.
- Abwabal Quwwah (Pintu Kekuatan)
Kekuatan fisik untuk beribadah, kekuatan mental untuk menghadapi ujian, dan kekuatan spiritual untuk melawan godaan. Tanpa kekuatan, hidup terasa berat dan mudah menyerah.
- Abwabas Shihhah (Pintu Kesehatan)
Kesehatan adalah mahkota di atas kepala orang sehat. Doa ini memohon agar Allah membukakan pintu kesehatan, karena dengannya kita bisa beribadah dan berkarya secara optimal.
Baca Juga: Membaca Ulang Resolusi Jihad dan Makna Hari Santri Nasional
- Abwabas Salamah (Pintu Keselamatan)
Selamat dari bencana, selamat dari kejahatan manusia, selamat dari fitnah, dan selamat dari segala hal yang membahayakan jiwa dan agama.
- Abwabal ‘Afiyah (Pintu Afiyah)
Afiyah adalah selamat dari segala penyakit, ujian, dan musibah. Para ulama menyebutnya sebagai nikmat yang paling agung setelah iman, karena dengan afiyah, kita bisa menjalani hidup dengan tenang dan damai.
- Abwabal Jannah (Pintu Surga)
Inilah puncak dari segala permohonan. Surga adalah tujuan akhir setiap mukmin. Doa ini memohon agar Allah membukakan pintu surga, bukan hanya di akhirat, tetapi juga dalam bentuk keimanan yang kokoh dan hati yang tenang di dunia.
Kata “abwab” jamak dari bentuk tunggal bab (pintu) dalam doa ini mengandung makna yang dalam. Seorang ulama menjelaskan bahwa “pintu” adalah tempat masuk dan keluar. Jika pintu terbuka, maka segala kebaikan bisa masuk, dan segala keburukan bisa keluar.
Baca Juga: Alhamdulillah di Ufuk Pagi: Mensyukuri Terbukanya Mata
Membaca doa ini adalah bentuk tawakal dan pengakuan bahwa hanya Allah yang memiliki kunci semua pintu. Kita bisa berusaha, tetapi hanya Allah yang bisa membukakan pintu-pintu tersebut.
Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca dalam berbagai kesempatan, terutama setelah shalat fardhu, setelah shalat tahajud, setiap pagi dan petang, dan saat menghadapi kesulitan.
Begitulah, ketika hidup terasa sempit dan semua pintu seakan tertutup, ingatlah doa ini. Karena Allah Maha Kuasa untuk membukakan pintu-pintu kebaikan, keberkahan, rezeki, kesehatan, keselamatan, hingga pintu surga. Setiap pintu yang terbuka adalah rahmat-Nya yang mengalir tanpa henti.
Mari kita amalkan doa ini setiap hari. Baca dengan penuh penghayatan, karena di dalamnya terkandung seluruh kebutuhan hidup kita, di dunia dan di akhirat.
Baca Juga: Pentingnya Tabayun dan Relevansinya di Era Digital
Semoga Allah membukakan pintu-pintu kebaikan untuk kita semua. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ketika Kemarau Panjang Melanda: Saatnya Mengetuk Pintu Langit dengan Shalat Istisqa
















Mina Indonesia
Mina Arabic