Doa Mohon Kemudahan dalam Urusan Kebaikan

Oleh: Ali Farkhan Tsani, Wartawan Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency)

Kita manusia biasa tentu pernah atau sering mengalami masa sulit dalam hidup kita. Hidup terasa di kegelapan, tak bertemu jalan kemudahan, nyaris patah harapan.

Walaupun demikian, kita sebagai orang beriman tentu tidak boleh berhenti berusaha. Terus berusaha setiap jengkal, ikhtiar maksimal, dan doapun optimal.

Jangankan kita, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun pernah mengalami kesulitan sebagai ujian dari Allah. Karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberikan tips doa untuk menghadapi kesulitan agar dipermudah oleh Allah. Sebab pada hakikatnya bukanlah kita yang mampu menghalau kesulitan. Namun Allah sajalah Yang Maha Kuasa memberikan jalan terbaiknya untuk kita.

Berikut beberapa doa memohon kemudahan dalam suatu urusan, dan tersingkirkan segala kesulitan yang ada.

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.” (HR Ibnu Hibban).

Doa lainnya, yang biasa menjadi dzikir pagi dan petang yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Artinya: “Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata, tanpa mendapat pertolongan dari-Mu.” (HR An-Nasa’i).

Doa ini mencakup pemenuhan pengabdian kepada Allah, Tuhan semesta alam, yang dengan nama dan sifat-Nya, kita meminta kepada-Nya.

Doa lainnya:

اَللّهُمَّ يَسِّرْ وَ لَا تُعَسِّر

Artinya: “Ya Allah permudahkan urusanku, jangan Engkau persulit“.

Pada dasarnya Allah tidak mempersulit urusan hamba-hamba-Nya dalam menjalankan kebaikan. Allah juga tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya tersebut.

“Jangan Engkau persulit,” bukan bermakna Allah hendak mempersulit urusan kebaikan kita. Namun dalam menjalankan kebaikan, memang harus ada jalan sulit yang ditempuh. Itu semua supaya ada kesungguhan, keistiqamahan, dan supaya ada lantunan doa penuh harap.

Semua itu juga agar kita tidak mengandalkan kemampuan diri yang serba dhaif. Namun menyertakan Allah dalam setiap perbuatan kita. Semoga Allah mudahkan segala urusan kebaikan kita. Aamiin. (A/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)