DOKUMEN TERBARU UNGKAP ISRAEL CAPLOK SEPERTIGA TEPI BARAT

Pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina Muslim Village
Permukiman ilegal yang dibangun Israel hanya untuk pemukim Yahudi di Tepi Barat.(Foto: MEMO)

Tepi Barat, 14 Dzulhijjah 1436/28 September (MINA) – Dokumen-dokumen yang  ditulis para aktivis pro Palestina mengungkapkan Otoritas Pendudukan Israel telah mencaplok sekitar sepertiga dari seluruh wilayah Tepi Barat.

Menurut dokumen “Walled Garden – Deklarasi Penutupan Area di Tepi Barat” yang diterbitkan LSM Israel Karem Navot yang ditulis oleh seorang aktivis veteran dan pemantau permukiman ilegal Israel, Dror Etkes itu, sekitar sepertiga dari seluruh Tepi Barat ditutup bagi penduduk Palestina sebagai zona militer Israel.

Laporan yang diterima Middle Eat Monitor (MEMO) tersebut mengungkapkan cara-cara yang ditempuh Otoritas Pendudukan Israel menguasai lebih dari 1,7 juta dunam (sekitar 425.000 hektar) yang digunakan untuk zona militer.

Meski kebijakan Israel dilakukan atas nama keamanan’, namun mekanisme penutupan lahan tersebut cenderung digunakan untuk memajukan kolonisasi Tepi Barat. Misalnya, 78 persen dari lahan yang ditutup untuk manuver militer justru tidak digunakan untuk tujuan tersebut.Selain itu, militer Israel telah menyatakan semua yurisdiksi penyelesaian menjadi zona militer tertutup bagi penduduk Palestina, wilayah sekitar 540.000 dunam (sekitar 135 ribu hektar), atau sekitar 9,7 persen dari Tepi Barat.

(T/P004/R05)

Miraj Islamaic News Agency (MINA)

Comments: 0