Doha, MINA – Wakil Ketua Gerakan Hamas di Jalur Gaza Dr. Khalil Al-Hayya membenarkan, semua inisiatif dan tawaran mediator gagal karena sikap keras kepala Netanyahu.
Hamas menginginkan pertukaran tawanan dan tawanan yang nyata, namun Netanyahu malah menginginkan perang di Gaza untuk terus mencapai tujuan pribadi dan ambisi politiknya, kata al-Hayya dalam komentarnya kepada Al Araby TV demikian dikutip dari Palinfo Sabtu (11/5).
“Hamas tidak menunda atau menarik diri dari perundingan [gencatan senjata] Pendudukan berbalik melawan usulan mediator,” tambahnya.
Ia juga mengatakan pemerintah AS bisa menghentikan perang namun mereka tidak mau melakukannya.
Baca Juga: Pekan Pertama Syawal, Puluhan Ribu Warga Shalat Jumat di Masjidil Aqsa
Gerakan Hamas mengatakan upaya sebelumnya untuk menyetujui gencatan senjata di Gaza kini “kembali ke titik awal” setelah Israel secara efektif menolak proposal mediator internasional minggu ini.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Yordania Kecam Pengeboman Sekolah di Gaza oleh Israel