Dua Beruang Madu Terjerat Sudah Mendapat Penanganan Medis

Banda Aceh, MINA – Tenaga-tenaga medis dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh, Rabu (12/6)  sudah tiba dilokasi tempat ditemukannya dua beruang madu yang terkena jerat babi, di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, Aceh Barat Daya.

Beruang madu adalah jenis hewan langka yang dilindungi oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Tim medis kita sudah tiba di lokasi sejak pagi tadi, sudah melihat langsung kondisi beruang,” kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo di Banda Aceh.

Informasi terakhir yang diterimanya, kedua beruang itu sudah mendapat penangan medis dan diobati oleh tim medis BKSDA Aceh, dengan cara dibius.

“Tapi saya belum tahu apakah bisa langsung dilepaskan, atau harus dibawa ke Banda Aceh untuk penanganan medis lebih lanjut,” terang Sapto.

Kedua ekor beruang madu itu Selasa (11/6) kemarin, ditemukan sejumlah warga desa Ladang Neubok, kecamatan Jeumpa, Aceh Barat Daya di areal perkebunan warga, dalam kondisi lemas dengan kaki terkena jerat babi.

Menurut warga sekitar, jerat babi yang terbuat dari tali itu merupakan milik warga Nias Sumatra Utara yang sengaja dipasang untuk menangkap babi. (L/AP/P1 )

Mi’raj News Agency (MINA)