Dua Prajurit AS Tewas di Afghanistan

Kabul, MINA – Organisasi Perjanjian Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah mengkonfirmasi kematian dua anggota prajurit AS di Afghanistan.

Kantor pers koalisi mengumumkan bahwa dua anggota dinas AS tewas ketika sedang dalam misi yang dipimpin NATO di Afghanistan pada Rabu (21/8). Kantor tersebut tidak memberikan rincian kepada pers tentang tempat kematian mereka. Identitas pasukan juga tidak diungkapkan, demikian Press TV melaporkan.

Insiden itu menambah jumlah pasukan AS yang tewas di Afghanistan menjadi 16 orang sejak awal 2019. AS dan sekuru-sekutu NATO-nya dari Eropah Barat ikut berperang di Afghanistan. NATO dibentuk di masa perang dingin untuk menghadapi Uni Sovyet dan sekutu-sekutu koumis-nya.

Hampir 20.000 tentara asing, sebagian besar orang Amerika, tetap berada di Afghanistan yang dilanda perang sekitar 18 tahun setelah menyerangnya.

AS dan sekutunya menyerang Afghanistan pada Oktober 2001, tak lama setelah serangan 11 September di New York dan Washington.

Invasi itu mengakhiri kekuasaan Taliban di negara itu, tetapi gagal menghilangkan kelompok militan. Kelompok ISIS juga muncul di negara itu baru-baru ini.

Selama tahun-tahun terakhir, Washington telah berusaha untuk menegosiasikan dugaan kesepakatan damai dengan Taliban, yang sekarang mengendalikan atau memengaruhi sebagian besar wilayah Afghanistan. (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)