Gaza, MINA – Dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Gaza pada Ahad (28/12).
Menurut sumber medis, seorang wanita berusia 30 tahun tewas setelah dinding rumah yang rusak akibat serangan sebelumnya runtuh menimpa tenda pengungsian di lingkungan Al-Rimal, Kota Gaza. Keluarganya mengalami luka-luka.
Dalam pernyataan terpisah, Pertahanan Sipil Gaza melaporkan seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun tewas karena tenggelam di sebuah sumur di Governorat Utara. Tim penyelamat bekerja selama beberapa jam untuk mengangkat jenazahnya, sambil berupaya mengevakuasi puluhan tenda yang terendam dan membuka saluran drainase.
Hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (27/12) malam telah membanjiri dan menerbangkan ribuan tenda pengungsian di seluruh Gaza. Ratusan tenda di pantai Khan Younis, selatan Gaza, juga terendam akibat gelombang laut yang meninggi.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Gaza telah berulang kali dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa bulan terakhir. Dua badai sebelumnya menewaskan 17 warga Palestina, termasuk empat anak-anak, akibat runtuhnya bangunan yang telah rusak serta banjir yang menghancurkan puluhan ribu tenda.
Sami Asaliya, pengungsi dari kamp Nuseirat, menyerukan izin masuknya rumah mobil ke Gaza yang masih dikepung Israel.
“Kami butuh rumah mobil. Tenda tidak melindungi kami dari hujan dan angin; ini sudah berkali-kali banjir,” ujarnya.
Kelangkaan bahan bakar juga membuat banyak keluarga tidak memiliki sumber penghangat di tengah suhu yang terus menurun.
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Kondisi cuaca ini semakin memperparah penderitaan sekitar 1,5 juta warga yang mengungsi, banyak di antaranya tinggal di tenda tipis atau bangunan rusak yang berisiko tinggi.
Serangan Israel sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 71.200 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.200 lainnya, menghancurkan infrastruktur Gaza.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat
















Mina Indonesia
Mina Arabic