Dubes Iran untuk PBB: Inggris Biang Penderitaan Palestina

Teheran, MINA – Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amir Saeid Iravani mengecam tuduhan “tidak berdasar”  dilontarkan seorang menteri Inggris mengenai krisis terjadi Asia Barat, bahwa tahun 1917 Inggris menyebabkan penderitaan bagi bangsa Palestina.

Surat yang dikirim kepada Sekjen PBB dan Dewan Keamanan pada Selasa (5/12), Iravani menolak klaim yang “tidak berdasar” Menteri Negara Inggris untuk urusan Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Selatan, dan PBB Lord Tariq Ahmad pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada pekan lalu mengenai “Situasi di Timur Tengah, termasuk isu Palestina.”

Iravani juga mengatakan, menteri Inggris mengabaikan “tanggung jawab situasi yang terjadi di Timur Tengah dan kebijakan Inggris yang tidak stabil, berusaha menyalahkan Republik Islam Iran,” demikian Press Tv.

“Tidak diragukan lagi, Inggris memainkan peran penting dalam penderitaan yang berkepanjangan dialami rakyat Palestina,” tegasnya.

“Akar permasalah tersebut dapat ditelusuri kembali dalam sejarah Deklarasi Balfour, yang menandakan dimulainya hampir satu abad penderitaan rakyat Palestina,” katanya, merujuk pada dokumen yang menjadi landasan bagi pendudukan Palestina. (T/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)