Dubes Malaysia untuk Myanmar Kawal Food Flotilla for Myanmar

Malaysia, 4 Jumadil Awwal 1438/ 1 Februari 2017 (MINA) – Ketua Misi Food Flotilla for Myanmar (FFfM), Datuk Seri Aziz menyatakan, Duta Besar Malaysia untuk Myanmar Hanif Bin Abd Rahman akan mengawal bantuan untuk bisa sampai ke Muslim Rohingya.
Hal ini disampaikan Seri Aziz pada briefing bagi relawan FFfM di Hotel Tabung Haji Kelana Jaya Malaysia, Rabu, (1/2). “Saya akan ketuai dari Klang sampai Teknaff, Bangladesh, nanti di Yangon kita akan turun 50 orang perwakilan, disaksikan Duta Besar Malaysia kita akan serahkan bantuan sebesar 300 Ton bahan makanan, dan kita minta Dubes kawal bantuan sampai ke Sitwee,” ujarnya.
Selanjutnya, terang Seri Aziz, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju ke Teknaf, perbatasan dengan Bangladesh. “Bahan makanan 300 ton di Yangon, 1.700 ton lagi akan dibawa ke Teknaf, selama tiga hari perjalanan. Kita akan berikan langsung bantuan ini kepada puluhan ribu pengungsi di sana,” katanya.
Selain itu Seri Aziz juga mengajak relawan untuk memperbanyak berdzikir dan berdoa kepada Allah demi keselamatan dalam pelayaran. “Kita bukan untuk duduk mendengarkan musik, bersuka ria, maka perbanyaklah istighfar, doa selamat, shalat hajat, mohon dipermudah urusan kita,” katanya.
Oleh karenanya relawan diharapkan dapat serius bekerja memastikan amanah ini bisa tersampaikan kepada yang memerlukan. FFfM sendiri direncanakan akan berlayar pada 3 Februari 2017, dengan terlebih dulu diadakan pelepasan oleh Perdana Menteri Najib Razak di Port Klang. FFfM membawa sekitar 230 orang relawan dari berbagai negara juga sekitar 2.000 Ton bantuan makanan yang direncanakan hanya 1.000, menuju ke Myanmar.
Pemerintah Myanmar sebelumnya sudah memberikan pernyataan lisan kepada perwakilan Malaysia mempersilahkan untuk masuk dan memberikan bantuan bagi etnis Rohingya. Ikut dalam pelayaran yang dijangka menghabiskan waktu selama 20 hari pulang pergi tersebut perwakilan dari Indonesia yakni dari Aqsa Working Group (AWG), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), juga Kantor Berita Islam Mi’raj Islamic News Agency (MINA).(L/M07/B01/RS3).
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)