DUBES PALESTINA: HASIL KAA HARUS DIREALISASIKAN

Dubes Palestina

Dubes PalestinaJakarta, 21 Rajab 1436/10 Mei 2015 (MINA) – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Faris Mehdawi mengatakan, pihaknya mengapresiasi hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) dan meminta untuk direalisasikan secepatnya.

“Hasil KAA ini sangat urgen bagi pembebasan Palestina dan Al-Aqsha. Kami ingin hasil KAA itu tidak hanya disahkan semata, melainkan harus ada realisasinya,” kata Mehdawi saat menerima kunjungan Imaamul Muslimin, Yakhsyallah Mansur, yang didampingi ketua Aqsha Working Group (AWG), Agus Sudarmaji, pada Jum’at (8/5) sore di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, KAA yang berlangsung pada 19-24 April 2015 yang diadakan di Jakarta dan Bandung, yang kemudian diikuti dengan Konferensi Parlemen Asia-Afrika itu menghasilkan beberapa point, diantaranya membantu Palestina untuk mencapai kemerdekaannya.

Baca Juga:  Ponpes Al-Fatah Wonogiri Panen Cabai Hasil Teknologi IOT

Pada perhelatan KAA kemarin, Presiden Zimbabwe, Robert Gabriel Mugabe, sebagai perwakilan negara-negara regional Afrika menegaskan, pihaknya akan selalu mendukung kemerdekaan Negara Palestina.

“Negara Palestina sedang mengalami penjajahan, sehingga diharapkan dukungan dan solidaritas tidak hanya dari Asia, tapi juga Afrika,” kata Mugabe saat Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung, Jumat (24/4) lalu.

Sementara di pihak lain, Gubernur Ahmad Heryawan dalam khutbah Jum’at di hadapan, delegasi dari negara Asia-Afrika mengatakan, peringatakan Konferensi Asia-Afrika menjadi momentum terwujudnya kemerdekaan Palestina melalui dukungan persatuan negara-negara Asia-Afrika.

“Karena hari ini masih ada satu negara yang belum merdeka, yaitu Palestina, kita juga mendorong agar persaudaraan dan persahabatan negara KAA ini juga terus mengawal dan memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina,” tegas Aher.

Baca Juga:  Norwegia Donasi Sektor Kesehatan Palestina Rp169 Miliar

Pada pertemuannya dengan Imaamul Muslimin, Mehdawi juga mengapresiasikan akan berdirinya Kantor Berita Islam Mi’raj. “Warga Indonesia sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Pedagang sibuk dengan perdagangannya, petani sibuk dengan pertaniannya. Dengan berdirinya Kantor Berita Islam Mi’raj, ini sangat luar biasa, harus dimanfaatkan, bagaimana caranya? Baca kontennya, insya Allah sangat bermanfaat,” ujarnya.

Lebih lanjut, pada kesempatan itu, Mehdawi mengonfirmasi akan hadir dalam acara Tabligh Akbar sebagai agenda rutin tahunan menjelang Ramadhan yang akan diadakan oleh Jamaah Muslimin (Hizbullah) pada pertengahan Juni mendatang. (L/P011/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Rendi Setiawan

Editor:

Comments: 0