Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Sudan: Tidak Ada Perang Saudara di Sudan

Widi Kusnadi - Rabu, 3 Mei 2023 - 15:12 WIB

Rabu, 3 Mei 2023 - 15:12 WIB

2 Views

Jakarta, MINA – Duta Besar Republik Sudan untuk Republik Indonesia H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali menyampaikan keterangan terkait perkembangan situasi politik dan keamanan terkini Sudan di Kediaman Duta Besar Sudan, Jakarta, Rabu (3/5).

Dubes Yassir Mohamed Ali Mohamed menegaskan tidak ada perang saudara di Sudan, akan tetapi yang terjadi adalah percobaan pengambilalihan kekuasaan dari tangan militer oleh pasukan Rappid Support Forces (RSF).

Dubes mengatakan, wilayah yang bergolak hanyalah ibu kota Khartoum saja. Sementara banyak wilayah lain yang tetap aman dan kondusif.

Ia berharap, konflik akan segera berakhir dan pelajar Indonesia dapat kembali ke Sudan untuk menimba ilmu.

Baca Juga: Lebih Dari Setengah Warga Israel Ingin Tinggalkan Negaranya

Namun demikian, Dubes Yassir menyatakan, Sudan membutuhkan bantuan dari komunitas internasional untuk warga sipil yang terdampak agar dapat tetap bertahan hidup.

Sejauh ini hanya negara-negara tetangga di Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Mesir yang secara berkala memasok bantuan kemanusiaan ke negaranya.

“Oman dan Arab Saudi telah mengirimkan [bantuan], menurut saya, Arab Saudi dan UEA [Uni Emirat Arab] juga berjanji untuk memberikan USD 50 juta sebagai dukungan,” tutur Dubes Yassir.

Bantuan kemanusiaan utama yang dibutuhkan adalah obat-obatan, lantaran banyak rumah sakit di Ibu Kota Khartoum tidak lagi beroperasi akibat terdampak serangan.

Baca Juga: Presiden Biden Positif COVID-19 Saat Kampanye di Las Vegas

Pada kesempatan jumpa pers tersebut, perwakilan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) diwakili Ketua Majelis Ukhuwah Pusat (MUP) Ustaz Sakuri menyampaikan pernyataan sikap wadah kesatuan umat Islam itu untuk segera mengakhiri konflik di hadapan Dubes Yassir dan awak media. (R/P2/R1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Saudi Kecam Penargetan Sekolah UNRWA

Rekomendasi untuk Anda

Afrika
Afrika
Dunia Islam
Internasional
Afrika