Duta Al-Quds: Terus Gelorakan Al-Aqsa Haqquna di Kalangan Santri

Bogor, MINA – Duta Al-Quds, Ustaz Ali Farkhan Tsani menekankan perlunya terus menggelorakan semangat Al-Aqsa Haqquna (Masjidl Al-Aqsa milik umat Islam) di kalangan santri-santri.

“Masjid Al-Aqsa adalah hak milik kita umat Islam, karenanya kita semua, terutama kalangan santri perlu terus secara berkala mengikuti perkembangan informasi terkini tempat penuh berkah tersebut,” ujar Ali pada Pekan Pembekalan Santri Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jabar, Selasa (15/12).

Ia memulai dari penayangan peta dunia geografis dunia, lalu santri diminta menunjukkan di mana posisi Palestina berada.

“Generasi muda kalangan santri harus paham betul di mana letak Palestina, mana kompleks Masjidil Aqsha, apa keutamaan Al-Aqsa menurut ayat dan hadits, serta bagaimana upaya membebaskannya,” ujar alumni Muassasah Al-Quds ad-Dauly tersebut, di hadapan ratusan santri.

Ia menguraikan beberapa upaya yang dapat dilakukan santri untuk Al-Aqsa, di antaranya menulis artikel tentang Al-Aqsha sebagai praktik ekstrakurikuler jurnalistik, mengikuti perkembangan terkini perjuangan Palestina melalui Kantor Berita MINA, menyelengarakan Daurah (Kajian) Al-Quds secara berkala, dan membuat konten-konten melalui media sosial.

“Di samping kewajiban sebagai individu Muslim, kita pun sebagai bangsa yang menolak setiap bentuk penjajahan, berkewajiban untuk terus-menerus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan Al-Aqsa,” ujar Ali Farkhan, yang juga Redaktur Senior MINA.

Ia juga menyebutkan keprihatinannya atas langkah beberapa negeri Muslim yang menjalin normalisasi diplomatik dengan Israel. “Mestinya tegas dan boikot dengan penjajah,” lanjutnya.

Karena itu, imbuhnya, memang perjuangan kemerdekaan Palestina pada akhirnya akan Kembali pada persatuan dan kesatuan rekonsiliasi Palestina sendiri, dan didukung kesatuan umat Islam di berbagai penjuru dunia walaupun secara geografis jauh dari Palestina.

Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengadakan pekan pembekalan santri usai ujian semester tingkat MTs dan MA, dengan diisi berbagai kegiatan keilmuan seperti Jama’ah Imaamah, Aqidah Akhlaq, Wawasan Al-Aqsa dan Palestina, serta berbagai kegiatan outbond di lapangan. (L/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)