Erdogan: Arab Saudi Akan “Membayar Harga” Pembunuhan Khashoggi

Jamal Khashoggi sempat memimpin beberapa media Arab dan terakhir statusnya sebagai kolumnis The Washington Post. (Foto: Hasan Jamali/AP)

Ankara, MINA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Rabu (9/6), Arab Saudi akan “membayar harga”, setelah dirilisnya laporan PBB tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Laporan independen PBB mengklaim bukti yang kredibel yang menjamin penyelidikan lebih lanjut tentang kemungkinan peran Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dalam pembunuhan Khashoggi.

Pelapor Khusus Agnes Callamard pada Rabu mendesak PBB untuk meluncurkan penyelidikan kriminal internasional atas pembunuhan jurnalis Saudi tersebut, demikian The New Arab melaporkan.

Callamard memutuskan dalam laporan setebal 101 halaman, ada “bukti yang dapat dipercaya, yang menjamin penyelidikan lebih lanjut tentang tanggung jawab individu Pejabat Tinggi Saudi, termasuk Putra Mahkota.”

Pakar tersebut mencatat “sensitivitas ekstrem” dalam mempertimbangkan tanggung jawab pidana Putra Mahkota, serta Saud Al-Qahtani, penasihat senior pengadilan Kerajaan Saudi yang belum didakwa.

Khashoggi terbunuh dan diyakini telah dipotong-potong mayatnya, di dalam konsulat Saudi di Istanbul oleh agen Saudi pada 2 Oktober.

Hingga kini jasadnya tidak pernah ditemukan.

CIA dilaporkan mengatakan, pembunuhan itu kemungkinan diperintahkan oleh Putra Mahkota Saudi, penguasa de facto dan pewaris takhta paling kuat di dunia Arab. (T/RI-1/R06)

Mi’raj News Agency (MINA)