Erdogan Harapkan Korban Gempa Pantai Barat Turki Cepat Pulih

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: dok. Ekathimerini)

Istanbul, 18 Ramadhan 1428/13 Juni 2017 (MINA) – Gempa berkekuatan 6,2 pada skala Richter (SR) mengguncang Provinsi Izmir, Turki, pada Senin (12/6), menurut Badan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD).

Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin berharap pemulihan cepat bagi korban gempa bumi yang mengguncang provinsi di barat Turki itu, World Bulletin melaporkan.

“Bersyukur kepada Tuhan karena tidak ada korban yang meninggal,” kata Erdogan dalam sebuah pertemuan iftar, berbuka puasa, dengan para seniman Turki di Tarabya Presidential Campus di Istanbul.

“Ada kerusakan material, bisa dipulihkan. Tapi saya ingin mengingatkan bahwa kita harus siap setiap saat mengenai masalah ini,” ujarnya.

Gempa melanda Distrik Karaburun pukul 15.28 waktu setempat pada kedalaman 22,98 kilometer (14 mil), menurut AFAD.

Erdogan juga berharap pemulihan cepat untuk orang-orang di Yunani yang juga merasakan getaran gempa.

Satu orang tewas dilaporkan terjadi di Pulau Lesbos di Yunani namun tidak ada korban jiwa yang tercatat di Turki.

Suha Ozden, Wakil Rektor Universitas Canakkale Onsekiz Mart dan Guru Besar Jurusan Geologi Fakultas Teknik, memperingatkan tentang kemungkinan gempa susulan.

“Karena ini adalah sifat dari setiap gempa bumi, kita bisa mengalami gempa susulan yang kekuatannya dapat berkisar antara 4,9 dan 5,2 SR di hari-hari mendatang,” kata Ozden.

“Gempa yang kita alami saat ini adalah gempa utama, efek sampingnya pasti tidak lebih dari 6,2 magnitudo,” tambahnya.

Gempa berkekuatan 5,1 SR melanda barat Manisa bulan lalu, namun tidak ada akibat yang dilaporkan terjadi.

Yunani juga dilaporkan terkena dampak gempa yang melanda Senin antara Lesbos dan Kepulauan Chios.

Seorang wanita yang terjebak ditemukan tewas di desa Virsa, menurut wali kota, karena tanah longsor di Lesbos Selatan memblokade jalan dan merusak bangunan tua.

Sedikitnya 12 orang menderita luka ringan di Virsa, menurut Perlindungan Sipil Yunani. (T/R11/B05)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)