Ankara, 26 Syawwal 1437/31 Juli 2016 (MINA) – Presiden Recep Tayyip Erdogan menyetujui keputusan penting Dewan Militer Turki untuk menaikkan pangkat 99 kolonel menjadi jenderal.
Juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin kepada wartawan pada Kamis (28/7) lalu mengatakan, hal itu merupakan langkah terbaru yang dipilih dalam upaya pembersihan di jajaran militer pascaupaya kudeta gagal.
Media lokal Eye Witness menyebutkan, pada Pertemuan Tahunan Dewan Agung Militer yang diketuai Perdana Menteri Binali Yildirim, pemerintah juga telah memberhentikan dengan tidak hormat hampir 1.700 personel militer atas peran mereka dalam kudeta yang gagal pada 15-16 Juli lalu.
Pemberhentian termasuk mencakup sekitar 40% dari jajaran jenderal militer Turki.
Baca Juga: Israel Bom Pinggiran Beirut Meski Ada Gencatan Senjata
Sebuah pernyataan di situs angkatan bersenjata setempat mengatakan, di samping promosi 99 kolonel menjadi jenderal, juga ditetapkan 20 jenderal diperpanjang masa tugasnya hingga setahun.
Juru bicara kepresidenan mengatakan, di antara perubahan pada jajaran komandan paling senior adalah Wakil Kepala Angkatan Bersenjata Jenderal Yasar Guler yang diangkat menjadi Komandan Pasukan Khusus Gendarmerie Turki. Sementara Kepala Angkatan Darat Pertama, Jenderal Umit Dundar, menggantikannya sebagai Wakil Kepala Angkatan Bersenjata. (T/P4/P001)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)