Erupsi Gunung Agung, Perlu Terobosan Atasi Dampak Menurunnya Kunjungan Wisatawan

Anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati. (Foto: DPR RI)

 

Jakarta, MINA – Dampak meletusnya Gunung Agung sangat besar di bidang pariwisata, untuk itu anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati minta pemerintah membuat terobosan agar tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia.

“Pemerintah dapat mengalihkan kunjungan wisman ke destinasi selain Bali. Pemerintah melalui Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal di berbagai negara, khususnya negara-negara yang paling banyak menyumbang jumlah wisatawan ke tanah air, agar menginformasikan alternatif destinasi di Indonesia selain Bali,” katanya Selasa (28/11) dalam keterangan yang diterima Parlementaria dan dikutip MINA.

Ia mengatakan, meletusnya Gunung Agung di Bali telah berdampak pada dunia pariwisata khususnya di Bali, seperti sejumlah penerbangan domestik dan internasional gagal terbang ke Bali.

Di Indonesia ada sejumlah alternatif destinasi wisata, selain Bali, yang dikembangkan Pemerintahan Jokowi yang disebut “10 Bali Baru” yaitu Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara.

“Kita berharap dampak erupsi Gunung Agung dapat segera berakhir agar sektor pariwisata di Bali dapat pulih kembali. Apalagi, tidak lama lagi kita akan memasuki masa libur panjang natal dan tahun baru yang menjadi momentum banyaknya wisatawan mancanegara maupun domestik,” kata anggota Komisi X DPR ini.

Menurut  data Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pada kurun Januari-Juli 2017 jumlah wisatawan yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar sebanyak 3.379.287 orang, bermakna  mengalami kenaikan sebesar 24,46 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. Capaian ini, dipastikan akan terganggu dengan erupsi Gunung Agung,” tambahnya. (R/R10/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)