Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

EUA dan Qatar Latihan Udara Bareng Israel Picu Kecaman Dunia Arab

Ali Farkhan Tsani - 2 menit yang lalu

2 menit yang lalu

0 Views

(Quds Press)

Doha, MINA – Di tengah meningkatnya agresi Israel terhadap Jalur Gaza dan kejahatan genosida serta kelaparan sistematis yang terus berlanjut, partisipasi negara-negara termasuk Qatar dan UEA dalam latihan militer bersama Israel telah memicu kecaman dunia Arab.

Para analis politik memandang partisipasi ini sebagai “pelanggaran batas moral,” dengan alasan bahwa hal itu  “memberikan pendudukan perlindungan politik dan militer di saat mereka melakukan kejahatan paling kejam terhadap Palestina.” Seperti dilaporkan Quds Press, Rabu (2/4).

Peneliti hubungan internasional Adham Abu Salmiya mengatakan, “Tidak diragukan lagi bahwa partisipasi negara Arab mana pun dalam manuver militer bersama pendudukan, terutama mengingat genosida dan kelaparan sistematis yang dialami rakyat Palestina, tidak dapat diterima.”

Abu Salmiya menambahkan, partisipasi kedua negara Arab itu mewakili kontradiksi yang mencolok dengan wacana resmi Arab yang mengecam pelanggaran Israel terhadap Palestina.

Baca Juga: Parlemen Arab Kecam Penyerbuan Ben-Gvir ke Masjidil Aqsa

Hal ini berdampak sangat negatif terhadap Palestina dan masyarakat Arab dan Islam yang mengharapkan posisi yang lebih serius dari rezim Israel, lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa “sikap moral minimum mengharuskan negara-negara Arab untuk menolak berpartisipasi dalam manuver ini, sebagai protes terhadap agresi Zionis yang sedang berlangsung.”

Padahal negara-negara Arab tesebut selalu berbicara tentang sentralitas masalah Palestina dan secara lisan mengecam pendudukan, tetapi sebagai balasannya, mereka terlibat dalam kerja sama militer langsung dengan pendudukan Israel.

Ia menambahkan, hal itu menimbulkan pertanyaan moral dan politik yang serius, terutama karena Israel dalam manuver ini tengah melakukan genosida terhadap Palestina.

Baca Juga: Komunitas Muslim Birmingham Inggris Sukarela Bersihkan Sampah

Apalagi manuver latihan tersebut dilakukan di bawah naungan Amerika Serikat.

“Kita tidak berbicara tentang hubungan diplomatik rahasia, tetapi lebih pada keterlibatan pilot Arab bersama pilot Israel yang melakukan pembunuhan terhadap warga Gaza setiap hari,” lanjutnya.

Penulis dan analis politik Yasser Al-Zatara mempertanyakan, “Pesan apa yang dapat disampaikan kepada Israel melalui partisipasi tersebut, sementara pendudukan tersebut melanjutkan perang pemusnahannya di Gaza, meningkatkan agresinya di Tepi Barat, dan terus menargetkan Suriah dan Lebanon?”

Al-Zatara menambahkan dalam cuitannya di akun X miliknya, “Hal terburuk adalah posisi Qatar, yang berpartisipasi dalam manuver bersama Israel, sementara Qatar merupakan mediator dengan Mesir.”

Baca Juga: Presiden Suriah dan Istrinya Ucapkan Selamat Idul Fitri kepada Anak-Anak Syuhada

Penulis Mesir Gamal Sultan mengatakan, “Qatar telah memberikan banyak hal kepada Palestina, rakyatnya, dan perjuangannya. Ini adalah fakta yang tidak dapat disangkal. Namun, itu tidak menghalangi kita untuk memprotes dan mengecam partisipasinya dalam manuver udara yang melibatkan Israel.”

Sementara itu, jurnalis Alaa Hashem bertanya di akun Twitter-nya, “Bagaimana pendudukan akan memahami partisipasi Qatar dan Emirat dalam manuver yang berlangsung di Yunani? Pendudukan yang menyiksa anak-anak Gaza setiap hari, dan kemudian tetangga Arabnya, termasuk mediator dalam negosiasi, berpartisipasi dalam manuver militer!”

Pada tanggal 31 Maret, manuver udara “Iniochos 2025” dimulai di pangkalan Andravida di Yunani, dengan partisipasi multinasional, termasuk Qatar dan UEA, bersama dengan pasukan Israel dan Amerika Serikat, menurut laporan media.

Manuver ini merupakan bagian dari latihan militer tahunan yang ditujukan untuk meningkatkan koordinasi operasional di antara negara-negara peserta.

Baca Juga: Puluhan Ribu Muslim Taiwan Shalat Idul Fitri di Bangunan Ikonik Taipei

Laporan menunjukkan bahwa partisipasi Qatar dalam latihan itu merupakan perkembangan luar biasa dalam hubungan militer, karena ini adalah pertama kalinya Doha terlibat langsung dalam latihan yang melibatkan pasukan pendudukan Israel. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Bendera Palestina Berkibar di India Saat Idul Fitri

Rekomendasi untuk Anda