Festival Indonesia ke-4 di Rusia Siap Digelar 1-4 Agustus

Jakarta, MINA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow didukung oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pariwisata siap menggelar Festival Indonesia ke-4 di Rusia ke 4 pada 1-4 Agustus 2019.

““Kalau Festival Indonesia tahun lalu dikunjungi 130 ribu orang, tahun ini kami menargetkan 140 ribu pengunjung,” kata Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus M. Wahid Supriyadi saat temu saat temu wartawan dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jakarta, Jumat (8/3).

Festival tersebut merupakan kegiatan promosi terpadu perdagangan, investasi, dan pariwisata Indonesia di Rusia. Menurut Dubes Wahid, rangkaian Festival Indonesia ke-4 di Rusia akan mencakup kegiatan forum bisnis, pertunjukan kebudayaan Indonesia, dan pameran produk Indonesia.

Rangkaian acaranya yakni pada 1 Agustus 2019 akan diadakan Forum Bisnis Indonesia-Rusia, lalu pada 2-4 Agustus akan digelar Festival Indonesia di Krasnaya Presnya Park, salah satu taman terbesar dan terpopuler di kota Moskow.

“Festival Indonesia ke-4 ini akan menampilkan beragam kebudayaan Indonesia untuk diperkenalkan kepada publik Rusia,” ujarnya.

Tujuan festival dan pameran adalah sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia untuk lebih mempromosikan perdagangan, innvestasi  dan pariwisata, serta seni budaya Indonesia di Rsuia.

“Ada 100 stan telah disiapkan KBRI untuk para peserta dari Indonesia agar dapat memamerkan produknya, dan 70 diantaranya adalah stan UMKM,” jelas Dubes Wahid.

Sejauh ini lebih dari 100 UMKM dari Tanah Air telah mendaftar untuk mengisi stan Festival Indonesia, tetapi KBRI Moskow akan mengutamakan UMKM yang memiliki kapasitas ekspor.

Menurut Dubes Wahid, produk-produk UMKM seperti makanan, busana, kerajinan tangan, tas, dan lainnya sangat diminati masyarakat Rusia. Hal itu terbukti dari pameran serupa tahun lalu, di mana semua produk yang dipamerkan habis terjual.

Taman Krasnaya Presnya lokasi Festival Indonesia ke-4 sendiri terletak di pusat kota Moskow, tak jauh dari Gedung Putih kantor pusat pemerintah Federasi Rusia dan dekat dengan World Trade Center (WTC). Taman seluas 16,5 ha ini didirikan tahun 1932 dan merupakan monumen sejarah dan arsitektur, serta monumen seni lanskap abad XVIII-XIX.(L/R01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)