Festival Shalawat Nusantara untuk Keselamatan Bangsa

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Risma MINA)

Sentul, MINA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik Festival Shalawat Nusantara Piala Presiden. Menurutnya, festival ini adalah upaya menjaga keselamatan bangsa.

“Melalui festival ini, shalawat yang juga merupakan doa memohon keselamatan kepada Allah melalui Rasulullah akan terus dikumandangkan di seluruh penjuru nusantara. Festival ini adalah ikhtiar spiritual bersama secara batiniyah untuk senantiasa menjaga keselamatan bangsa dan negara kita,” terang Menag usai pembukaan Festival Shalawat Nusantara Piala Presiden di Sentul, Sabtu (24/2).

Sebagaimana laman Kemenag yang dikutip MINA, Lukman Hakim menambahkan, Festival Shalawat Nusantara juga menjadi cara kaum santri dan umat Islam Indonesia pada umumnya untuk melestarikan keragaman shalawat yang dilantunkan berbagai kalangan masyarakat.

“Shalawat dengan berbagai syairnya itu dikumandangkan dengan berbagai nada dan aransemen musik sesuai dengan etnik, tradisi, dan budaya masyarakat kita yang amat kaya ragamnya,” tuturnya.

Tampak hadir dalam pembukaan ini, Ketum MUI KH Ma’ruf Amin, Ketua Jam’iyah Ahli Thariqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyah (JATMAN) Habib Luthfy bin Yahya, serta Ketua BNP2TKI Nusron Wahid.

Festival Shalawat Nusantara terlaksana atas kerjasama beberapa lembaga seperti Lazisma, PP IPNU, Jemaah Zikir Yaqowiyy, lkhawanul Mubalighin, dan PP RMI NU.

Perlombaan dalam festival ini akan dimulai dari antar kecamatan, lalu kabupaten, antar provinsi, sampai tingkat nasional. Acara lombanya akan dimulai di seluruh lndonesia pada awal Maret 2018. Puncak acara sekaligus final akan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Santri. (R/R09/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)