Film 212 The Power Of Love Siap Tayang 9 Mei Mendatang

(dok. MINA)

Jakarta, MINA – Film 212 The Power of Love, sebuah film yang diangkat dari kisah nyata saat tujuh juta orang berkumpul di Monas pada 2 Desember 2016 lalu, siap tayang di bioskop pada 9 Mei 2018 mendatang. Jastis Arimba, sutradara film tersebut berharap film ini mengubah wajah perfilman Indonesia.

“Insya Allah siap tayang pada tanggal 9 Mei mendatang. Kami bersama tim ingin memberikan karya sederhana. Kami ingin memberikan film-film yang bukan saja menghibur, tetapi juga mengedukasi,” ujar Jastis Arimba kepada MINA usai launching buku “Cinta Menggerakkan Segalanya” di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (21/4).

Menurut dia, saat ini kondisi perfilman Indonesia sangat memprihatikan. Sejumlah film tak layak tetapi malah masuk top trending dengan jutaan penonton. Sehingga, kata dia, film bernuansa Islami harus mewarnai perfilman Indonesia.

“Karena kalau kita lihat, perfilman di Indonesia saat ini masih sangat miris tapi tetap menjadi masuk top trending,” katanya.

Asma Nadia, pemain sekaligus produser pendamping film itu mengaku terharu dengan jalan cerita film itu. Terlebih, kata dia, film itu diangkat dari sebuah kisah nyata, Aksi Bela Islam.

“Banyak kisah-kisah inspiratif yang ada di film ini, seperti kisah AA Gym membersihkan sampah, kisah pengantin Nasrani yang merasa tenang saat memasuki Katedral, kisah Ustaz Arifin Ilham meminta hujan hingga kisah umat Islam Ciamis menuju Jakarta dengan berjalan kaki,” katanya.

Penulis berusia 46 tahun yang sudah menerbitkan beberapa novel terkenal itu mengatakan, tujuan pembuatan film ini adalah untuk mengabadikan semangat persatuan umat Islam dan bangsa Indonesia agar diteruskan ke generasi muda.

“Kita berharap film ini sukses, sehingga cita-cita bioskop menjadi layar edukasi dan dakwah bisa terwujud. Selama ini banyak film bermuatan dakwah, bagus, tetapi penontonnya tidak lebih sampai 100 ribu,” katanya.

Selain Asma, film ini juga dibintangi oleh artis ternama seperti Bunda Neno Warisman, Arie Untung, Irfan Hakim, Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Hamas Syahid, Meyda Sefira, Cholidil Assadil Alam, dan Ustaz Erick Yusuf. (L/R06/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)