Tangerang, MINA – Lebih dari 200 pebisnis dan pengambil kebijakan dari Indonesia serta Amerika Latin-Karibia (Amlatkar) menghadiri Forum Bisnis INA-LAC (Indonesia-Latin American and the Caribbean) 2019 di Hotel JHL Solitaire, Tangerang pada Selasa (15/10).
Dalam forum bisnis yang berlangsung dua hari Selasa-Rabu (15-16) tersebut, para peserta mengikuti beberapa kegiatan seperti diskusi panel, business matching dan kunjungan lapangan.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Abdurrachman M. Fachir yang membuka acara tersebut mengatakan, Indonesia siap meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara-negara di Kawasan Amerika Latin dan Karibia.
“Inisiatif mengadakan forum INA-LAC adalah untuk mencoba memitigasi berbagai tantangan, seperti jarak geografis, konektivitas, serta hambatan tarif dan non-tarif, serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Hanya melalui upaya bersama kita dapat menciptakan hubungan ekonomi yang kuat,” kata Fachir.
Baca Juga: Hadiri Indonesia-Brazil Business Forum, Prabowo Bahas Kerjasama Ekonomi
Ia menjelaskan, Kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi ekonomi yang besar dengan populasi sekitar 630 juta jiwa dan GDP total sebesar 5,78 triliun dolar AS pada tahun 2018.
Meskipun terdapat berbagai potensi, total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut baru mencapai 7,59 miliar dolar AS, atau 0,35 persen dari total perdagangan kawasan Amerika Latin dan Karibia dengan dunia.
Peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara Amlatkar sangat penting untuk terus diupayakan di tengah-tengah situasi ekonomi global yang sangat dinamis.
“Dengan demikian, kegiatan INA-LAC diharapkan dapat memberikan kesempatan emas bagi para peserta untuk membangun kerja sama ekonomi yang konkret dan memperluas jejaring bisnis melalui kegiatan business matching.” kata Fachir.
Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah Efek Konflik di Timur Tengah
Forum bisnis tersebut pertama kali diselenggarakan oleh Kemlu RI dengan tujuan untuk mendorong peningkatan nilai perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia. (T/Sj/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Komite Perlindungan Jurnalis Kutuk Israel atas Tebunuhnya Tiga Wartawan di Lebanon