Gaza Kembali Diserang, AWG Minta Komunitas Internasional Respon dengan Aksi Nyata

Bogor, MINA – Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) M. Anshorullah meminta para pemimpin dunia dan seluruh komunitas internasional, melakukan aksi nyata dalam merespon serangan Israel yang kembali dilakukan di Jalur Gaza, Palestina.

“Para pemimpin dunia dan seluruh komunitas internasional dituntut untuk merespon kedzaliman ini dengan nyata. Bukan sekedar gimmick diplomatik apalagi standar ganda, memberikan kecaman tapi terus menjalin hubungan mesra dengan Zionis. Atau mengutuk dan memboikot Rusia atas invasi ke Ukraina tapi membiarkan kedzaliman Zionis di Palestina,” kata Anshorullah dalam keterangan tertulisnya kepada MINA, Sabtu (6/8).

Dia juga menyerukan kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan bagi rakyat Palestina dan menghindari sejauh-jauhnya hubungan dengan Zionis Israel.

“Termasuk menolak keikutsertaan Timnas U-19 Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan,” tegasnya.

Ia mengatakan, penolakan tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 Alinea Pertama, juga seruan Presiden Joko Widodo pada Konferensi Luar Biasa OKI tahun 2016 untuk memboikot Israel.

Lebih lanjut, AWG juga menyerukan rakyat Palestina untuk terus tabah dan sabar menggelorakan perlawanan terhadap Zionis Israel. Karena sejatinya, melawan Israel adalah melindungi kemuliaan Masjid Al-Aqsa.

“Akan tetapi harus disadari bahwa perlawanan itu hanya akan berhasil jika persatuan nasional dapat diwujudkan,” ujar Anshorullah.

Israel kembali membombardir Gaza. Data sementara menyebutkan 10 orang syahid termasuk seorang bayi, sedangkan 55 lainnya luka-luka. (L/R7/R1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)