Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelar Seminar Kepalestinaan, FSLDK Priangan Timur Dorong Mahasiswa Jadi Agen Pembebasan Al-Aqsa

Ali Farkhan Tsani Editor : Rudi Hendrik - 49 detik yang lalu

49 detik yang lalu

0 Views

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Priangan Timur menggelar Seminar Ke-Palestinaan di Gedung Rektorat Poltekkes KEMENKES Tasikmalaya, Ahad, 30 November b2025. (Dok AWG Tasikmalaya)

​Tasikmalaya, MINA – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Priangan Timur menggelar Seminar Ke-Palestinaan di Gedung Rektorat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (30/11).

Seminar merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan Rapat Pimpinan Daerah Ke-2 (RAPIMDA II) FSLDK Priangan Timur, dan diikuti oleh puluhan pengurus LDK se-Priangan Timur.

​Seminar berfokus pada pembahasan problematika terkini yang dihadapi umat Islam dalam upaya membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsa di Palestina.

​Muhammad Fazar Ramdani, pemateri yang juga merupakan Duta Al-Quds dari AWG Biro Tasikmalaya, menekankan peran sentral mahasiswa dalam isu Palestina.

Baca Juga: Update Bencana Sumatera: 303 Meninggal, 279 Masih Hilang

Ia menyerukan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menjadi ujung tombak perjuangan.

​”Mahasiswa harus menjadi agen pembebasan Masjidil Aqsa terutama dengan mempersiapkan pengetahuan sebagai pondasi awal pembebasan Masjidil Aqsa,” ujar Fazar.

Ia menekankan, pemahaman yang mendalam mengenai sejarah, politik, dan agama terkait Palestina adalah modal utama sebelum melangkah ke aksi nyata.

Dalam sambutannya, ​Muhammad Fajar Nugraha, Ketua FSLDK Priangan Timur, menyatakan komitmen organisasinya untuk terus mengarusutamakan isu Palestina di lingkungan kampus.

Baca Juga: Banjir dan Akses Terputus, UAR Kirim 14 Relawan ke Aceh

​”Semoga LDK di Priangan Timur dapat terus bergerak mengadakan kegiatan-kegiatan Ke-Palestinaan untuk kemerdekaan Palestina, terutama bisa bekerjasama juga dengan Aqsa Working Group,” harapnya.

Ia menambahkan, Seminar Ke-Palestinaan telah menjadi agenda rutin dalam setiap RAPIMDA FSLDK, yang menunjukkan konsistensi FSLDK dalam menyikapi isu global tersebut.

Seminar Ke-Palestinaan tersebut diharapkan dapat membekali para pengurus LDK dengan wawasan yang komprehensif, sehingga mereka dapat menjadi agen edukasi dan mobilisasi dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina di kampus masing-masing. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Santri Al-Fatah Muaro Jambi Galang Dana untuk Bencana Sumbar, Sumut dan Aceh

 

Rekomendasi untuk Anda