Jakarta, MINA – Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) secara resmi telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto agar memberikan perlindungan bagi para relawan Indonesia yang ikut dalam misi pelayaran menembus blokade Gaza pada misi Global Sumud Flotilla 2026.
Meski demikian, sejak dikirimkan dua hari lalu tepatnya Senin (6/4), surat tersebut belum mendapatkan respon dari pemerintah.
“Sebenarnya kita sudah berkirim surat kepada Bapak Prabowo, Bapak Presiden. Kita juga sudah berkirim surat kepada Bapak Menlu dan Wakil Menlu. Semoga surat-surat itu sampai dan kemudian kami bisa berkomunikasi memohon bantuan perlindungan untuk kita semua. Amin,” kata Koordinator GPCI sekaligus Steering Committee GSF 2026 Maimon Herawati saat pelepasan delegasi Indonesia ke Barcelona, Spanyol dalam rangka GSF 2026, Rabu (8/4).
“Diantarkan surat sudah, diterima sudah, respons masih ditunggu. Mungkin sedang sibuk barangkali,” tambah Maimon.
Baca Juga: ASN Peserta Komcad Bakal Dibekali Pengetahuan Dasar Senjata dan Latihan Menembak
Maimon menyebut, aksi GSF 2026 akan lebih masif daripada aksi serupa di tahun sebelumnya.
Delegasi Indonesia kloter kedua resmi berangkat ke Barcelona, Spanyol untuk bergabung dengan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026, pada Rabu (8/4) pukul 18.30 WIB.
Sebanyak enam aktivis yang tergabung dalam kloter tersebut antara lain Maimon Herawati, Chiki Fawzi, Muhammad Husen, Gandi, Ari Febri, dan Adhin Abdul Hakim.
Pelepasan delegasi dilaksanakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Baca Juga: Kemhan Lepas 2.019 ASN Ikuti Pelatihan Komcad di Enam Lemdik Militer
Diperkirakan seribu aktivis dan relawan dari sekitar 100 negara akan ambil bagian dalam misi kemanusian menembus blokade Gaza tahun ini.
Titik kumpul pelayaran terkonsentrasi di empat negara Eropa, yaitu Barcelona di Spanyol, Sisilia di Italia, Yunani, dan Istanbul di Turkiye.
Selain itu, Maimon mengatakan bahwa organisasi internasional Greenpeace Italia juga akan terlibat dalam misi pelayaran menembus blokade Zionis Israel di Gaza.
“Kali ini kita juga ditemani Greenpeace. Jadi ada kapal Greenpeace yang akan ikut. Saya rasa ada tiga kapal besar ya, cuma saya belum tahu dari mana-mana kapal besar itu, tapi salah satunya yang saya tahu persis itu Greenpeace,” ujarnya.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, Tol Jagorawi Alami Kemacetan
Secara jumlah kapal pun diperkirakan jauh lebih banyak dari tahun lalu. Maimon mengatakan, akan ada 100 kapal yang berlayar, sementara tahun lalu hanya 44 kapal.
GSF 2026 juga mengambil jalur darat dengan konvoi kemanusiaan dari Libya sampai ke Mesir sebelum menuju ke perbatasan Rafah.
Dari Indonesia, penulis Asma Nadia dikabarkan menjadi salah satu wakil GPCI untuk ambil bagian dalam konvoi darat tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Senin 13 April 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic