Gubernur Anies: Hewan Qurban di Jakarta Aman PMK

Jakarta, MINA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, hewan-hewan qurban yang ada di Jakarta saat ini dipastikan aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) karena sudah menjalani prosedur pemeriksanaan dari dinas terkait.

Gubernur Anies menyampaikan hal itu saat menghadiri penandatanganan nota kesepakatan dan peluncuran Dukungan Kementerian Pertanian Dalam Penyediaan Ternak Qurban dan Pangan Strategis Bagi wilayah DKI Jakarta.

“Insya Allah status di Jakarta tetap hijau dan aman dari PMK,” ujar Anies. Adapun jumlah hewan qurban yang sat ini ada di Jakarta berkisar 47 ribu ekor.

Penyakit PMK adalah penyakit pada hewan yang menyerang mulut, saluran napas hingga kuku hewan akibat terinfeksi virus PMK. Namun risiko penularan PMK pada manusia sangatlah rendah dan jarang.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian RI, Kuntoro Boga Andri menyatakan, stok hewan kurban di Indonesia jumlahnya mencapai 2,2 juta ekor, yang terdiri dari sapi, kerbau kambing, dan domba. Beberapa daerah sudah terjangkit penyakit itu.

Virus penyebab PMK adalah aphthovirus dari famili Picornaviridae. Terdapat tujuh strain (A, O, C, SAT1, SAT2, SAT3, dan Asia1) yang endemik di berbagai negara di dunia. Setiap strain membutuhkan vaksin khusus untuk memberikan kekebalan pada hewan yang divaksinasi.

Meskipun daging dari hewan ternak masih layak untuk dikonsumsi, akan tetapi ada beberapa bagian pada hewan ternak tidak layak konsumsi, yaitu jeroan, bagian mulut, bibir, dan lidah. (R/P2/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)