The Habibie Center Dorong Pengembangan Industri Strategis Berbasis Teknologi

Jakarta, MINA – The Habibie Center sebagai lembaga think tank mendorong pengembangan industri strategis berbasis teknologi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Ketua Dewan Pengurus The Habibie Center Prof. Dr. Sofian Effendi menjelaskan lembaga tersebut mengangkat pentingnya perhatian terhadap industri strategis dikarenakan sifatnya yang berhubungan dengan ketahanan dan keberlangsungan hidup negara tanpa didasarkan paada pertimbangan untung-rugi semata.

“Jika ingin meningkatkan ekonomi kita, mau tidak mau harus membangun industri strategis berbasis teknologi,” ujar Sofia saat membuka Diskusi Publik pada penutupan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun  (HUT) The Habibie Center ke-18 di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis malam (9/11).

Diskusi Publik bertema “Pengembangan Industri Strategis: Membangun Ekonomi Berbasis Teknologi” menghadirkan para pakar di antaranya Budiman Saleh (Direktur Utama PT. PAL Indonesia Persero), Liana Trisnawati (Sekretaris Jenderal Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia, Agung Nugroho (Presiden Direktur PT/ Regio Aviasi Industri), dan Jusman Syafii Djamal (Menteri Perhubungan RI era Presiden SBY).

Sofian mengatakan, Diskusi ini diharapkan dapat menguatkan kerja sama dan mendorong komitmen para pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan industri strategis yang berbasiskan teknologi, mempu meningkatkan perekonomian, serta mempu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Jadi The Habibie Center yang berdiri pada 10 November 1999 itu mengambil tema besar “Penguatan Demokrasi dan IPTEK Menuju kemakmuran Bangsa”, dimeriahkan dengan serangkaian acara terdiri dari tiga rangkaian kegiatan seminar nasional dan diskusi publik.

The Habibie Center adalah suatu yayasan yang berupaya memajukan modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama. The Habibie Centre didirikan pada tanggal 10 November 1998 oleh Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. (L/R01/RS3)

 

Mi’raj News Agency (MINA)