HAEDAR NASHIR TERPILIH JADI KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH 2015-2020

(Foto: Dok. UMM)
Haedar Nashir terpilih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2015-2020.(Foto: Dok. UMM)

Makassar, 22 Syawwal 1436/7 Agustus 2015 (MINA) – Muktamar Muhammadiyah ke-47 telah sampai puncaknya, Panitia Pemilihan Muktamar telah mengumumkan hasil rapat formatur, Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah adalah Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti.

Seperti yang telah dikabarkan, Haedar Nashir memperoleh suara terbanyak dari sidang pleno muktamar dengan raihan 1.947 suara dari total suara terhitung sebanyak 2.389 suara, demikian keterangan pers Muhammadiyyah yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat (6/8).

Hasil perolehan suara juga sekaligus menghasilkan 13 nama teratas dari 39 kandidat yang akan menjabat anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Secara lengkap 13 Pimpinan Muhammadiyah Muktamar 47 Makasar; 1. Haedar Nashir, Dr. H, M.Si; 2. Yunahar Ilyas, Prof. Dr. H, Lc., M.Ag.; 3. A. Dahlan Rais, Drs. H, M.Hum; 4. M. Busyro Muqoddas, Dr. SH. M.Hum; 5. Abdul Mu’ti,Dr. H, M.Ed.; 6. Anwar Abbas,Dr,H. MM., M.Ag; 7. Muhadjir Effendy, Prof. Dr. H, M.A.P; 8. Syafiq A. Mughni, Prof. Dr; 9. Dadang Kahmad, Prof. Dr. H. M.SI.; 10. Suyatno, Prof, Dr; 11. Agung Danarto, Dr. H, M.Ag.; 12. M. Goodwill Zubir, Drs H;13. Hajriyanto Y. Thohari, Drs, MA

Dalam Konfrensi Pers, Haedar Nashir mengucapkan rasa terima kasih kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015, Din Syamsuddin. Menurut Haedar, Din membawa Muhammadiyah sampai hari ini dengan Jihad Kebangsaan dan Jihad Konstitusinya. Membawa Muhammadiyah dalam program-program perdamaian dunia.

Haedar mengajak untuk bersama-sama mencerahkan bangsa, “Mari bersama-sama berkiprah mencerahkan bangsa dengan visi Muhammadiyah”, ujarnya.

Istri Haedar Siti Noordjanah Djohantini yang juga terpilih sebagai Ketua Umum PP Aisyiyah mengatakan, Misi Muhammadiyah lima tahun ke depan bercita-citakan menjadi gerakan Islam yang membawa misi pencerahan.

Menurutnya, Muhammadiyah dengan sistem dinamisasi dapat mensinergika bersinergi dengan program-program pemerintah.

Ditanya soal politik atau partai politik, Haedar menjawab dalam lirik lagu mars Muktamar 47 sudah jelas Muhammadiyah tidak berafilisasi dengan parpol manapun.(T/R05/R04)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0