Hamas Apresiasi Surat Kabar Perancis Bantah Tuduhan Zionis Israel

Gaza, MINA – Gerakan Perlawanan Palestina mengapresiasi investigasi Surat Kabar membantah tuduhan Zionis Israel tentang penggunaan oleh Hamas sebagai markas komando operasi militer.

Anggota Biro Politik Hamas, Izzat Al-Rishq mengatakan, ini adalah bukti baru dari penyelidikan profesional internasional yang telah membuktikan kepalsuan propaganda entitas Zionis kepada dunia melalui propaganda yang menyesatkan.

“Untuk membenarkan tindakan kejahatan perang pemusnahan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina, dengan penghancuran sektor medis dan penghentian pelayanan bertujuan mendorong warga Palestina bermigrasi secara paksa dari tanah air mereka,” Izzat, demikian Palinfo, Senin (4/12).

Hamas meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dan pengadilan kompeten lainnya meminta pertanggungjawaban entitas kriminal dan para pemimpin Nazi atas kejahatan yang mereka lakukan terhadap rakyat Palestina dan penghancuran sistematis semua fasilitas kehidupan di Jalur Gaza.

Surat kabar Prancis Le Monde melaporkan mereka telah menganalisis video yang disiarkan tentara Israel sejak mereka menduduki gedung Rumah Sakit Shifa di Gaza, yang menunjukkan adanya sebuah terowongan.

Namun ukuran terowongan tersebut tidak dapat menjadikan sebagai pusat operasional untuk Gerakan Perlawanan Islam Hamas, seperti yang diberitakan militer Israel.

Le Monde menjelaskan bahwa juru bicara angkatan bersenjata Israel tampak berkeliaran melalui terowongan, menunjuk ke dapur, toilet, atau ruangan kecil yang kosong dalam video yang diduga membuktikan keberadaan pusat operasi bawah tanah besar yang digunakan oleh Hamas di bawah komplek Al-Shifa.

Berkat rangkaian video yang belum diedit, Le Monde dapat merekonstruksi peta lorong bawah tanah yang panjangnya sekitar 130 meter tersebut.

“Kami memperhatikan adanya pengaturan di sana, namun hal tersebut tidak berarti pusat operasional dan strategis, atau pun pusat gudang senjata yang besar seperti yang diklaim tentara Israel.”

Le Monde juga mengisyaratkan bahwa tentara Israel sebelumnya menuduh Hamas mengambil alih pusat komando di bawah kompleks Rumah Sakit Al-Shifa,

Mereka menampilkan gambar tiga dimensi dari sebuah pusat kendali terdiri 5 ruang pertemuan beberapa hari sebelum mereka menyerbu kompleks tersebut, namun gambar yang disiarkan tidak melakukan hal tersebut menyerupai terowongan yang ditunjukkannya. (T/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)