Gaza, 11 Syawwal 1437/16 Juli 2016 (MINA) – Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan pada Jumat (15/7) bahwa mereka mengizinkan pemilu daerah yang akan diselenggarakan di Jalur Gaza.
“Kami menegaskan pentingnya pemilu daerah dilakukan di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Kami tidak akan menghindarkan usaha untuk memfasilitasi penyelenggaraan pemilu ini, sejalan dengan kepentingan rakyat Palestina,” tegas Hamas dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan Anadolu Agency (AA) dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA) .
Sementara Hamas tidak secara eksplisit menyatakan niatnya untuk berpartisipasi dalam pemilu, gerakan berbasis Islam itu dapat mendukung kelompok tertentu baik tokoh atau pun teknokrat dari daftar pemilihan.
Di sela itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Palestina, Hanna Nasser, menyambut baik dengan keputusan Hamas dalam mengizinkan pemilihan di daerah kantong pantai yang diblokade Israel itu.
Baca Juga: Banyak Tentara Israel Kena Mental Akibat Agresi Berkepanjangan di Gaza
“Kami mengunjungi Jalur Gaza pada Ahad (17/7) untuk bertemu dengan faksi Palestina di sana dan memberitahu mereka tentang rencana komisi dalam mengadakan pemilihan daerah secara bersamaan di Tepi Barat dan Gaza,” katanya.
Dewan Menteri Palestina mengumumkan pada Selasa (12/7), pemilu di Palestina akan diselenggarakan di Tepi Barat dan Jalur Gaza pada 8 Oktober mendatang.
“Pemerintah yang bertugas dalam komisi pemilihan dan kementerian pemerintah daerah telah mempersiapkan pemilu. Rincian tambahan tentang proses pemilihan, akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.
Pemilu daerah Palestina terakhir diadakan tahun 2012 di 340 daerah pemilihan dari Tepi Barat.(T/hna/R05)
Baca Juga: Dipimpin Ekstremis Ben-Gvir, Ribuan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)