Yerusalem, MINA – Gerakan perjuangan rakyat Palestina, Hamas mengecam pemungutan parlemen Israel, Knesset yang melarang operasi Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur dan Israel yang diduduki.
Dikutip dari MEMO, Jum’at (16/2), Hamas mengatakan, langkah yang diambil oleh pendudukan Israel adalah untuk menghentikan pekerjaan badan PBB yang mewakili saksi internasional atas penderitaan rakyat Palestina, pengusiran paksa dari rumah mereka dan hak mereka untuk kembali ke rumah.
“Kami menolak keputusan pendudukan, karena ini bertentangan dengan resolusi internasional,” kata Hamas.
Mereka mendesak komunitas internasional dan PBB untuk mengambil semua langkah dan tindakan yang diperlukan untuk menjamin kelangsungan kinerja badan tersebut.
Baca Juga: Al-Qassam Hancurkan Pengangkut Pasukan Israel di Jabalia
Knesset meloloskan rancangan undang-undang dalam pembacaan awal untuk melarang UNRWA di wilayah Palestina yang diduduki Israel dan Tepi Barat yang diduduki, pada Rabu (14/2).
Peraturan baru iyu, melarang UNRWA beroperasi di wilayah pendudukan Israel dan menginstruksikan polisi untuk mengambil tindakan guna menegakkan larangan tersebut.
Beberapa negara, termasuk AS, Inggris, Jerman, Swiss, Italia, dan Kanada, telah menangguhkan pendanaan terhadap badan PBB tersebut untuk menyusul tuduhan Israel. (T/kml/P2)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Zionis Israel Serang Pelabuhan Al-Bayda dan Latakia, Suriah