Gaza, MINA – Seorang juru bicara gerakan perlawanan Islam Hamas, Abdel Latif Al-Qanoua, mengecam rencana Direktur Mossad Yossi Cohen untuk mengunjungi sejumlah negara Arab, untuk meyakinkan mereka menerima aneksasi Israel atas wilayah besar di Tepi Barat.
Al-Qanoua mengatakan kepada kantor berita Palestina Donia Al-Watan, Jumat (19/6), bahwa kunjungan pejabat penting Israel itu adalah kejahatan terhadap rakyat Palestina dan harus ditolak.
“Sementara Palestina menghadapi rencana aneksasi dan sedang berjuang untuk mendapatkan kembali tanah mereka dan mendapatkan hak-hak mereka, Direktur Mossad mengumumkan rencananya untuk mengunjungi sejumlah negara Arab untuk mengklarifikasi posisi pendudukan dalam aneksasi,” ujarnya.
Menurutnya, itu hanya akan menjadi upaya yang gagal untuk mendapatkan legitimasi palsu atas wilayah Palestina.
Baca Juga: Hamas Tegaskan Perlawanan Terhadap Penjajahan dan Perlindungan Al-Aqsa Terus Berlanjut
Dia menegaskan, setiap penerimaan para pemimpin pendudukan Israel oleh negara-negara Arab dan Islam, serta normalisasi dengan Israel, adalah kejahatan terhadap Palestina. (T/RS2/R1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: [POPULER MINA] Israel Sembunyikan Bukti Kejahatan dan Gunakan Makanan Sebagai Senjata di Gaza