Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas Klaim Bertanggung Jawab atas Tewasnya Pemimpin Geng Pro-Israel Abu Shabab

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:41 WIB

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:41 WIB

42 Views

Anggota Kelompok Abu Shabab pro-Israel. (Gambar: Facebook)

Gaza, MINA – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam mengeklaim bertanggung jawab atas tewasnya Yasser Abu Shabab, seorang pemimpin geng yang didukung Israel, dalam sebuah operasi penyergapan terencana di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, Kamis (4/12) lalu.

Sumber yang dekat dengan Brigade Al-Qassam menyebutkan, operasi tersebut dilakukan melalui taktik penyusupan dari dalam kelompok Abu Shabab sendiri. Seorang pemuda dari klan Abu Shabab berpura-pura ingin bergabung dengan kelompok tersebut, sebelum akhirnya melancarkan serangan secara presisi yang menewaskan Abu Shabab beserta sejumlah pengikutnya.

Menurut sumber tersebut, penyergapan ini terjadi di luar dugaan kelompok milisi pro-Israel di Rafah. Mereka sebelumnya memperkirakan serangan dari Brigade Al-Qassam akan datang dari atas permukaan, melalui unit elite, sehingga mereka bersiap berlindung di dekat tank-tank Israel. Namun, serangan justru datang dari dalam kelompok itu sendiri, sehingga berhasil melumpuhkan pimpinan geng tersebut.

Sumber itu juga menyinggung fakta bahwa Abu Shabab sebelumnya sempat muncul dalam sebuah video yang menyatakan niatnya untuk melancarkan operasi pembersihan di Rafah. Beberapa hari kemudian, ia justru tewas bersama anak buahnya dalam apa yang disebut sebagai pembersihan nyata kota dari geng bersenjata.

Baca Juga: UN Women: Perempuan Gaza Hadapi Tragedi Kemanusiaan Terburuk Dunia

Operasi ini disebut sebagai terobosan besar bagi perlawanan Palestina dan pukulan telak bagi aparat keamanan Israel, karena dianggap menggagalkan rencana strategis untuk membentuk kendali milisi pro-Israel di sebagian wilayah Gaza.

Abu Shabab dilaporkan memimpin sekitar 100 orang bersenjata yang didukung Israel di wilayah Rafah timur. Kelompok ini disebut bertujuan membentuk zona aman untuk melayani kepentingan Israel sekaligus melemahkan perlawanan Palestina.

Sumber-sumber perlawanan juga menyebutkan bahwa kelompok Abu Shabab terlibat dalam berbagai tindakan terhadap warga Palestina, termasuk penggeledahan rumah, pembongkaran alat peledak milik pejuang perlawanan, pembunuhan pejuang, serta penyitaan senjata, semuanya dilakukan dalam koordinasi dengan pasukan pendudukan Israel.

Sebelumnya, Abu Shabab sempat mengklaim bahwa kelompoknya menguasai wilayah yang disebutnya sebagai daerah yang dibebaskan dari Hamas serta bekerja sama dengan Otoritas Palestina dalam pendistribusian bantuan dan perlindungan warga sipil. Namun, sejumlah laporan menyebut kelompok tersebut justru terlibat dalam penjarahan bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza.[]

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda