Gaza, MINA – Gerakan perjuangan rakyat Palestina Hamas menyerukan peningkatan kehadiran warga Palestina di Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan, mendesak para jamaah melindungi tempat suci tersebut dari upaya Israel untuk memberlakukan pembatasan baru dan memajukan agenda permukiman.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat (20/2), kelompok tersebut mengatakan pasukan polisi pendudukan Israel sengaja menghalangi akses ke Al-Aqsa selama Jumat pertama Ramadhan, membatasi jumlah jamaah menjadi sekitar 10.000 dan memberlakukan pembatasan masuk berdasarkan usia dan izin. Palinfo melaporkan.
Hamas menggambarkan tindakan tersebut sebagai pelanggaran kebebasan beribadah dan upaya untuk mengubah status quo di kompleks tersebut.
Gerakan tersebut mendesak warga Palestina di Yerusalem, Palestina yang diduduki pada tahun 1948, dan mereka yang dapat mencapai kota tersebut dari Tepi Barat untuk meningkatkan kehadiran mereka di Masjid, menyebutnya sebagai kewajiban agama dan nasional di tengah meningkatnya ketegangan. []
Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic