HAMAS: PENCEGAHAN OTOPSI SYUHADA PALESTINA UNTUK TUTUPI KEJAHATAN ISRAEL

(Foto: PIC)
(Foto: PIC)

Gaza, 18 Rabiul Awwal 1437/31 Desember 2015 (MINA) – Siapapun yang menolak otopsi jasad syuhada Palestina yang ditahan Israel adalah tindakan untuk menutupi kejahatan Israel serta menghindarkan penjajah dari tanggungjawab, demikian Anggota Biro Politik Hamas, Izzat Rasyq mengatakan.

Rasyq mengungkapkan bahwa sebagian besar syuhada dibunuh dengan darah dingin oleh Israel, The Palestinian Information Center (PIC) dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA) melaporkan.

“Penolakan otopsi jasad mereka akan menghilangkan bekas pembunuhan atau kemungkinan kejahatan yang terjadi setelahnya. Jika ditemukan kejanggalan dan kecurigaan terkait kejahatan terhadap mereka maka pelaku bisa diadili,” kata Rasyq.

Lebih lanjut, Rasyq meminta Otoritas Palestina untuk tidak tunduk kepada syarat-syarat Israel soal penyerahan jasad syuhada. Sebab sejumlah lembaga HAM menyerukan agar dilakukan dokumentasi atas kejahatan Israel, Quds Press melaporkan.

Sejumlah keluarga syuhada Intifadhah Al-Quds yang menerima jasad keluarga dari Israel mendapatkan tekanan untuk tidak menuntut otopsi dan langsung memakamkan syuhada tersebut sesuai aturan yang dibuat.

Sejumlah aktivis HAM menyatakan kekesalan mereka terhadap sikap dan perlakuan Israel terhadap jasad syuhada saat diserahkan. Pihak resmi bertanggungjawab dan harus melakukan otopsi terhadap jasad syuhada.

Dalam banyak kasus, para keluarga Palestina juga dipaksa menandatangani sejumlah dokumen dalam bahasa Ibrani, yang tak dapat mereka mengerti.

Sebelumnya, Aljazeera mengutip pernyataan keluarga syuhada bahwa jasad keluarga mereka yang diterima dari Israel dalam kondisi beku dengan sangat dingin sehingga menunggu waktu lama untuk kondisi normal guna dilakukan otopsi. (T/P011/R07)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA) 

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.