
Ismail Haniya
(Kanan), Wakil Kepala Biro Politik Hamas dan Ihab Ghasain (kiri), Ketua Departemen Informasi kementrian Informasi Palestina saat memberikan keterangan pers ahad 31/8. foto : Al Qassam" width="389" height="258" /> Wakil Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniya (kanan) dan Ketua Departemen Informasi Kementerian Informasi Palestina Ihab Ghasain (kiri) saat memberikan keterangan pers di Gaza, Ahad (31/8). (Foto : Al-Qassam)Gaza, 6 Dzulqa’dah 1435/1 September 2014 (MINA) – Wakil Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniya mengatakan bahwa para pejuang Gaza telah meraih kemenangan secara militer, perpolitikan dan media.
Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Jalur Gaza melaporkan, Haniya mengatakan pada konferensi pers di Gaza, Ahad (31/8), kemenangan diraih dalam peperangan dengan tetap menegakkan nilai-nilai serta akhlak.
“Cerita, foto, berita dan analisis, dari media rakyat Palestina lebih kuat dan lebih keras daripada pandangan zionis”, ujar Haniya dalam acara Syuhada Media, Kesatria Kebenaran, di Kantor Kementerian Informasi Palestina di Gaza City.
Dia menambahkan, orang-orang yang bekerja di setiap media Palestina telah membentuk opini dunia, serta menjadikannya sebagai rujukan media-media dunia mengenai apa yang terjadi di Palestina. Bahkan masyarakat zionis sendiri mengambil berita dari media-media perjuangan Palestina.
Baca Juga: UN Women: Wanita dan Anak Perempuan Gaza Menanggung Beban Genosida
Haniya juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua wartawan, terutama mereka yang syahid dan terluka, yang telah bekerja memberitakan serangan Israel terhadap Jalur Gaza, dengan menyampaikan fakta kebenaran.
Dia juga menegaskan, perang kali ini telah membentuk strategi dalam membangun kesadaran dan penegakkan kalimat kebenaran, mengubah peta perpolitikan zionis, dan memperkuat ketabahan, perlawanan dan kepahlawanan Palestina.
“Perlawanan rakyat Palestina dalam semua bidang telah mencengangkan dunia,” imbuh Haniya.
Menurutnya, ketabahan rakyat Palestina, media, politik dan para pejuangnya, merupakan kata kunci dari kemenangan. Hal tersebut karena perlawanan berasal dari ketabahan rakyatnya, dan nafasnya berasal dari nafas rakyat”
Baca Juga: Beredar Isu Abu Ubaidah, Juru Bicara Al-Qassam Syahid
Agresi militer zionis Israel selama 51 hari menelan banyak korban, setidaknya 2.144 orang syahid, 17 di antanya wartawan Palestina, dan 11.100 mengalami luka-luka.
Setelah melalui berbagai pembicaraan alot selama beberapa minggu, akhirnya tercapai kesepatakan gencatan senjata Palestina-Israel di Kairo, pada 26 Agustus lalu.
Rakyat Gaza merayakan apa yang disebut sebagai kemenangan. Puluhan ribu rakyat Gaza turun ke jalan-jalan merayakan gencatan senjata.
Sementara itu, hasil perundingan tidak langsung antara Palestina dan Israel yang dimediasi Mesir, menyebutkan bahwa akan membuka blokade secara penuh, baik laut, darat maupun udara. Termasuk akan dibukanya semua perbatasan, pembuatan pelabuhan laut dan bandara internasional di Gaza. (K01/P4).
Baca Juga: Jajak Pendapat: 66% Warga Israel Tidak Puas dengan Kinerja Netanyahu
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)