Gaza, MINA – Pemimpin Hamas, Ismail Haniyah menyatakan, rakyat Palestina di Tepi Barat maupun di Gaza, tidak akan meninggalkan tempat tinggal mereka, meskipun pemimpin Israel Benyamin Ntanyahu mengancam mereka.
Hal itu ditegaskan Haniyah seiring rencana operasi militer besar-besaran Israel ke Gaza setelah ultimatum Netanyahu agar warga sipil mengungsi.
“Keputusan kami adalah tetap di dalam tanah air kami,” kata Haniyeh sebagaimana diberitakan Al-Jazeera, Sabtu malam (14/10).
Pasukan militer Israel menegaskan sebelumnya mereka meminta warga Gaza untuk mengungsi ke wilayah selatan adalah demi keselamatan mereka sendiri.
Baca Juga: Rabbi yang Tuduh Hamas Lakukan Pemerkosaan Ditangkap atas Pelecehan Anak
Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang juga sekutu Israel mengimbau warga Gaza dievakuasi. (R/P2/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Abu Obeida: Netanyahu Bertanggung Jawab atas Nyawa Tawanan Israel