Hari Afrika 2019 Digelar di Jakarta

(Foto: Rana/MINA)

Jakarta, MINA – Perwakilan negara-negara Afrika di Indonesia, Sabtu malam (25/5), merayakan Hari Afrika (Africa Day) ke-56, di Hotel Borobudur Jakarta.

Hari Afrika ini diperingati juga sebagai hari berdirinya Organisasi Kesatuan Afrika (Organization of African Unity – OAU) yang menjadi cikal bakal African Union atau Uni Afrika.

“Terima kasih untuk para duta besar negara Afrika, terima kasih untuk para undangan yang sudah datang. Di sini kita akan merayakan Hari Afrika yang sangat penting bagi orang-orang Afrika,” ujar Duta Besar (Dubes) Aljazair untuk Indonesia Aziria Abdelkader dalam pidatonya pada Peringatan Hari Afrika 2019.

Dubes Abdelkader yang juga sebagai dean Dubes kelompok negara-negara Afrika yang beranggota 54 negara itu mengatakan, hubungan antara Afrika dan Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Hubungan itu makin meningkat sejak Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955.

“Hubungan kerja sama antara Indoneisa dengan negara-negara di benua Afrika yang sudah ada bisa lebih ditingkatkan untuk memajukan negara-negara Afrika itu sendiri,” ujarnya.

Hari Afrika ini juga dihadiri oleh duta besar-duta besar negara tetangga, seperti Dubes Palestina, Dubes Iran, dan lainnya.

Selain itu, negara-negara di benua Afrika tersebut juga menyediakan makanan khas dari negara mereka, misalnya dari Mozambik, Afrika Selatan, Sudan, Nigeria, Tunisia, Maroko, Mesir dan Libya.

Hari Afrika adalah hari peringatan pendirian Organisasi Kesatuan Afrika (OAU) pada tahun 1963 yang diadakan setiap tanggal 25 Mei. Pada hari tersebut, pemimpin 30 dari 32 negara merdeka di Afrika menandatangani piagam pendirian OAU di Addis Ababa, Ethiopia.

Pada tahun 1991, OAU mendirikan Masyarakat Ekonomi Afrika. Tahun 2002, OAU mendirikan penggantinya, Uni Afrika. Hari Afrika bertujuan untuk merayakan kesatuan benua Afrika. (L/R01/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)