Hari Al-Quds Internasional Momentum Persatuan, Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi (kanan) saat temu media Peringatan Hari Internasional Al-Quds 2024 di Kediaman Resmi Dubes Iran, Jakarta, Rabu (3/4/2024).(Foto: Rana/MINA)

Jakarta, MINA – Duta Besar untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menegaskan peringatan Hari Internasional pada tahun ini menjadi momentum untuk menyerukan persatuan komunitas global, khususnya masyarakat Islam dalam mewujudkan kemerdekaan .

“Semua negara Muslim, baik Arab maupun non-Arab, harus menyerukan persatuan dan dukungan untuk perjuangan kemerdekaan Palestina hingga pembebasan tanah Suci Al-Quds Al-Sharif dengan berpegang pada tali Ilahi dan menjauhi konflik sekte. Sekaranglah waktunya untuk mengakhiri genosida ini,” kata Dubes Boroujerdi pada temu media di Kediaman Resmi Dubes Iran Jakarta, Rabu (3/4).

Menurutnya, aksi terkoordinasi masyarakat Islam dalam mendukung Palestina dapat memberikan dampak terbesar pada proses kemerdekaan Palestina.

“Al-Quds sebagai kiblat pertama umat Islam, masih menunggu dukungan umat Islam,” tegasnya.

Dubes Boroujerdi juga menekankan, meskipun masyarakat dunia memerlukan waktu tujuh dekade untuk menyadari sifat sebenarnya dari rezim Zionis, namun masih belum terlambat untuk mengambil langkah-langkah global dan internasional untuk menghentikan kejahatan rezim ini.

“Tindakan yang efektif dan tepat waktu dari komunitas global dan internasional untuk menghentikan kejahatan rezim Zionis dapat mencegah memburuknya situasi dalam dimensi regional dan internasional,” pungkasnya.

Hari Internasional Al-Quds, yang ditetapkan oleh pendiri Republik Islam Iran Ayatullah Ruhollah Khomeini, jatuh pada setiap Jumat terakhir bulan Ramadhan.

Dube Boroujerdi juga menyampaikan, Aksi solidaritas di Hari Internasional Al-Quds selama beberapa dekade terakhir, telah menyebabkan kebangkitan umat Islam dan telah dicegah agar Palestina tidak dilupakan.

“Hari Internasional Al-Quds dengan menghilangkan isu Palestina dari dimensi nasional dan menjadikannya sebagai isu global telah memberikan dampak besar dalam menciptakan persatuan di antara negara-negara Muslim dalam mendukung rakyat Palestina yang tertindas untuk melawan arogansi global dan Zionisme internasional,” katanya.(L/R1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.