Hari Anak Palestina: 140 Anak di Bawah Umur Ditahan di Penjara Israel

Seorang anak Palestina melambai dengan tanda kemenangan di depan tentara Israel selama demonstrasi yang diadakan oleh warga Palestina, pengunjuk rasa Israel dan asing di dekat pemukiman Yahudi Karmi Tsur, tidak jauh dari desa Palestina Beit Omar di Tepi Barat yang diduduki Israel pada tanggal 6 November 2010. [Najeh Hashlamoun / ApaImages]

Ramallah, MINA – Memperingati Hari Anak Palestina pada Senin, 5 April, Klub Tahanan Palestina mengungkapkan bahwa masih ada 140 anak Palestina yang dipenjara oleh Israel, termasuk dua di bawah penahanan administratif.

Menurut Defense for Children International-Palestine, setiap tahun antara 500 hingga 700 anak Palestina diadili oleh Israel di pengadilan militer, MEMO melaporkan.

Hingga akhir Maret 2021, kelompok hak asasi manusia telah menghitung 230 anak Palestina ditahan oleh pendudukan Israel, sebagian besar dari Yerusalem.

Dylan Williams, mantan staf Senat AS dan wakil presiden senior dari kelompok advokasi J Street, men-tweet bulan lalu: “Pelecehan anak-anak Palestina oleh pemukim Israel dan seringnya mereka ditangkap dan ditahan oleh pasukan Israel, terdiri dari pola pelanggaran hukum internasional – dan mungkin juga merupakan pelanggaran berulang terhadap hukum AS sejauh peralatan militer yang bersumber dari AS digunakan.” (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)