Gaza, MINA – Hari paling mematikan dalam genosida Israel selama dua pekan terakhir di Jalur Gaza, ketika serangan udara militer pendudukan menewaskan sedikitnya 77 orang.
Sebuah fasilitas medis di kamp pengungsi Jabalia di Gaza Utara menjadi salah satu sasaran serangan udara Israel pada Rabu (2/3), Press TV melaporkan.
Sedikitnya 22 orang, termasuk anak-anak dan anggota kepolisian Gaza, syahid dalam serangan terhadap klinik yang dikelola oleh badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).
Kantor media pemerintah di Gaza mengutuk “serangan biadab” yang terjadi di tengah genosida Israel terhadap warga sipil dan orang-orang terlantar di Gaza.
Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serbuan ke Al-Aqsa oleh Ben-Gvir
Beberapa serangan udara lainnya pada Rabu menghantam kota Khan Younis dan Rafah, serta kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah.
Dalam unggahan X pada Kamis, Senator AS Bernie Sanders mengumumkan bahwa ia akan memaksakan pemungutan suara untuk memblokir penjualan senjata senilai $8,8 miliar kepada rezim pendudukan.
Rezim Tel Aviv “telah membunuh 50.000 orang di Gaza & melukai 112.000 orang. Dua pekan lalu, mereka melanggar senjata/">gencatan senjata dan sejak itu telah membunuh 322 anak-anak & melukai 600 orang. AS harus mengakhiri keterlibatannya,” katanya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Perluas Operasi Militer di Jalur Gaza