Budapest, MINA – Hungaria telah menyatakan keluar dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke negara itu, meskipun ada surat perintah penangkapan terhadapnya atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.
Israel pada hari Kamis (3/4) menyambut baik keputusan Hungaria untuk keluar dari ICC. Anadolu melaporkan.
“Saya menyambut baik keputusan Hongaria untuk menarik diri dari Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar di X.
Sa’ar mengatakan dia telah membahas masalah ICC dengan mitranya dari Hungaria Peter Szijjarto.
Baca Juga: Angkatan Bersenjata Yaman Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS, Kedua dalam 72 Jam
“ICC telah kehilangan otoritas moralnya setelah menginjak-injak prinsip-prinsip dasar hukum internasional dengan keinginannya untuk melanggar hak Israel untuk membela diri,” klaimnya.
Lebih dari 50.500 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 114.000 lainnya terluka dalam serangan brutal Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong itu. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pemerintah Suriah Desak Dunia Internasional Hentikan Serangan Israel